GLOBALSULTENG.COM, PALU – Wakil Gubernur Sulteng, Reny Lamadjido menilai digitalisasi sistem pembayaran menjadi salah satu kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Posalia Sulteng Digifest 2026 yang digelar Bank Indonesia Sulteng di Atrium Palu Grand Mall, Selasa, 11 Agustus 2026.
Kegiatan bertema “Akselerasi Ekonomi Daerah dan Digitalisasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan” itu menjadi ruang untuk mendorong pemanfaatan teknologi pembayaran digital di masyarakat dan dunia usaha.
Reny Lamadjido mengapresiasi langkah Bank Indonesia memperluas penggunaan pembayaran digital di Sulteng. Transaksi yang cepat, mudah, aman dan efisien dapat ikut menggerakkan aktivitas ekonomi.
“Saya sangat mengapresiasi digitalisasi sistem pembayaran, termasuk perluasan penggunaan pembayaran digital di Sulteng dan di dunia usaha,” ujarnya.
Baca juga: Posalia Sulteng Digifest 2026, Bank Indonesia Sebut UMKM Penopang Utama Perekonomian Nasional
Kata Reny Lamadjido, manfaat digitalisasi tidak hanya dirasakan konsumen. Pelaku UMKM juga dapat memanfaatkannya untuk mencatat transaksi secara lebih tertata, memperluas jangkauan pasar, serta membuka akses terhadap berbagai layanan keuangan.
Olehnya, Reny Lamadjido meminta pelaku usaha di Sulteng meningkatkan kemampuan dalam menggunakan teknologi dan layanan keuangan digital.
“Kita ingin membangun ekonomi digital yang cepat, tetapi aman dan modern,” tuturnya.
Menurut Reny, transformasi digital harus menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata. Posalia Sulteng Digifest tidak sekadar menjadi ajang pengenalan teknologi pembayaran, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan inovasi, memperluas jejaring usaha, dan membuka peluang ekonomi baru.
Dia juga berharap kolaborasi pemerintah, Bank Indonesia, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar digitalisasi menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari di Sulteng.












