Ekonomi

Bank Indonesia Sulteng Siapkan Uang Tunai Rp2,86 Triliun Jelang Lebaran 2026

Global Sulteng
×

Bank Indonesia Sulteng Siapkan Uang Tunai Rp2,86 Triliun Jelang Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia Sulteng Siapkan Uang Tunai Rp2,86 Triliun Jelang Lebaran 2026
Bank Indonesia Sulteng menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun menjelang lebaran 2026. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Bank Indonesia Sulteng menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun menjelang lebaran 2026.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Bank Indonesia Sulteng Muhamad Irfan Sukarna, mengatakan jumlah tersebut cukup untuk memenuhi proyeksi kebutuhan uang tunai masyarakat yang diperkirakan mencapai Rp1,76 triliun atau meningkat 16 persen dibandingkan ramadhan pada tahun sebelumnya.

“Peningkatan kebutuhan uang kartal dipengaruhi oleh pencairan THR bagi ASN, TNI, Polri, pegawai swasta, tradisi berbagi selama ramadhan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat menjelang lebaran,” kata Irfan Sukarna, Kamis, 26 Februari 2026.

Adapun dari total Rp2,86 triliun yang disiapkan, sebesar Rp2,58 triliun merupakan Uang Pecahan Besar (UPB) nominal Rp100 ribu hingga Rp50 ribu. Sedangkan Rp277,6 miliar merupakan Uang Pecahan Kecil (UPK) dengan nominal Rp20 ribu ke bawah.

Untuk mendukung kelancaran distribusi uang, Bank Indonesia Sulteng kembali menggelar program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang telah dimulai sejak 18 Februari 2026, mengusung tema Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.

Baca juga: NasDem Rombak Pimpinan DPRD di Sulteng, Ferry Anwar Sebut Ada Empat Orang

Irfan Sukarna menjelaskan, SERAMBI 2026 difokuskan pada tiga hal utama, yakni memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah cukup dan layak edar, memperluas layanan penukaran melalui kolaborasi dengan perbankan, serta memperkuat edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat.

Sebagai langkah konkret, Bank Indonesia Sulteng menggelar 11 kali layanan kas keliling di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Layanan peduli mudik juga disiapkan di Terminal Tipo pada 9 Maret 2026 dan Pelabuhan Donggala pada 12 Maret 2026.

Selain itu, Bank Indonesia Sulteng bersinergi dengan 22 bank membuka 26 titik layanan penukaran di Palu, Tolitoli, Poso, Bungku, Luwuk hingga Pasangkayu dengan total 52 frekuensi layanan, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk memastikan layanan berjalan tertib dan merata, masyarakat diwajibkan mendaftar melalui aplikasi PINTAR pintar.bi.go.id. Hingga akhir Februari, layanan SERAMBI diperkirakan dapat mengakomodasi sekitar 2.700 penukar.

“Kami mengimbau masyarakat menukarkan uang melalui layanan resmi Bank Indonesia dan perbankan serta selalu menerapkan metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang untuk memastikan keaslian Rupiah,” ujarnya.