GLOBALSULTENG.COM, PALU – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, Keamanan, dan Hak Asasi Manusia, Bartholomeus Tandigala, menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulteng periode 2025–2030 yang digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Senin (4/8/2025).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan turut dihadiri Komisioner KPID Pusat Mohammad Hasrul Hasan, Plt. Kepala Dinas Kominfo Santik Wahyu Agus Pratama, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bartholomeus Tandigala menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para komisioner baru yang telah resmi dilantik.
Ia berharap para anggota KPID mampu menjalankan amanah dengan integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian yang tinggi.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulawesi Tengah, kami mengucapkan selamat kepada para komisioner yang baru dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh dedikasi demi kemajuan dunia penyiaran di Sulawesi Tengah,” ujar Bartholomeus.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, KPID memiliki peran penting dalam menjaga marwah penyiaran daerahagar tetap sehat, berimbang, dan edukatif di tengah derasnya arus informasi global.
“Penyiaran lokal harus menjadi ruang yang memperkuat identitas budaya dan nilai-nilai kearifan daerah, bukan sekadar media hiburan,” tegasnya.
Ia juga memastikan DPRD Sulteng siap bersinergi dengan KPID untuk memperkuat tata kelola penyiaran yang transparan dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Dalam konteks itu, kami di DPRD akan selalu mendukung kerja-kerja KPID selama tetap berlandaskan pada aturan, etika, dan kepentingan masyarakat,” ucap Bartholomeus.
Selain itu, ia mendorong agar KPID memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga penyiaran, dan masyarakat sipil untuk menciptakan ekosistem penyiaran yang adaptif dan berkualitas.
“Penegakan regulasi memang penting, tetapi harus diimbangi dengan pendekatan pembinaan agar industri penyiaran tumbuh sehat dan menjadi pilar informasi yang mencerdaskan,” tutupnya.












