GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menyalurkan bantuan perikanan kepada warga di delapan desa di Kecamatan Bungku Selatan.
Bantuan tersebut mencakup mesin tangkap 15 HP, bahan pukat, sero, bagang drum hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan.
Penyaluran bantuan berlangsung saat kunjungan kerja Bupati Morowali Iksan Baharuddin Abdur Rauf bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas di Desa Buajangka, Sabtu, 7 November 2026.
Pemkab Morowali juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah, paket sembako, serta membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Bupati Iksan meminta kepala desa memperbarui data warga agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Menurut dia, ketepatan data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan penerima program.
Ia juga meminta perangkat daerah memperkuat program pengembangan perikanan. Sebab, sektor kelautan dan perikanan menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga Morowali.
“Bantuan harus tepat sasaran. Karena itu, data masyarakat harus terus diperbaiki dan diperbarui agar program pemerintah benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ucapnya.
Baca juga: Buka HKN ke-62, Bupati Morowali Dorong Pemeriksaan Kesehatan di Pelosok
Selain bantuan perikanan, pemerintah daerah turut menyerahkan bantuan melalui bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan serta pengembangan budi daya.
Penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan juga dilakukan sebagai bagian dari perlindungan bagi nelayan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Morowali, Amir Amiruddin, menjelaskan bahwa setiap bantuan memiliki kriteria dan ketentuan penerima.
Ia mengatakan pemerintah daerah tetap berupaya memperhatikan masyarakat, termasuk nelayan yang belum memenuhi persyaratan bantuan tertentu karena faktor usia.
Kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan pembukaan Pekan Pasar Murah 2026.
Program ini dijadwalkan mulai 9 November di sejumlah kecamatan dan berakhir di Kecamatan Menui Kepulauan.
Melalui rangkaian kegiatan itu, pemerintah daerah menyalurkan bantuan sekaligus menghadirkan pelayanan langsung bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan.












