GLOBALSULTENG.COM, PALU – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Palu membagikan masker kepada pengendara menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
Aksi tersebut dilakukan setelah Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 251 mikrogram per meter kubik.
Angka itu masuk kategori berbahaya berdasarkan laporan pemantauan yang disampaikan.
Ketua PFI Kota Palu, Muhammad Rifki Hasan, mengatakan pembagian masker merupakan langkah sederhana untuk membantu mengurangi risiko paparan polusi, terutama bagi pengendara yang beraktivitas di jalan raya.
“Kami membagikan masker kepada para pengendara untuk mengurangi risiko dampak kabut asap yang sampai ke Palu,” kata Rifki, Jumat, 16 Oktober 2026.
Baca juga: Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Kayumalue Palu, 17 Orang Diamankan
Selain PM2.5, pemantauan pada Jumat siang menunjukkan PM10 berada dalam kategori tidak sehat.
Kedua parameter tersebut juga mencatat nilai tertinggi dalam pemantauan tujuh hari terakhir.
SPAG Lore Lindu Bariri mengimbau masyarakat menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu, tidak membakar sampah di sekitar rumah, serta membatasi aktivitas luar ruangan apabila Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melebihi 100.
Rifki berharap aksi tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan saat kualitas udara memburuk, termasuk ketika kabut asap tidak terlihat jelas.
Pembagian masker ini menjadi bentuk kepedulian PFI Palu terhadap warga sekaligus pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap risiko polusi udara.













