Ekonomi

Modal KUR BRI Bantu Fitriani Besarkan Usaha Sembako di Pesawaran

Global Sulteng
×

Modal KUR BRI Bantu Fitriani Besarkan Usaha Sembako di Pesawaran

Sebarkan artikel ini
Modal KUR BRI Bantu Fitriani Besarkan Usaha Sembako di Pesawaran
Fitriani, pedagang sembako di Desa Gerning, Kabupaten Pesawaran, Lampung, mengembangkan kios kecilnya menjadi toko grosir yang melayani warga hingga pemilik warung di desa sekitar. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Fitriani, pedagang sembako di Desa Gerning, Kabupaten Pesawaran, Lampung, mengembangkan kios kecilnya menjadi toko grosir yang melayani warga hingga pemilik warung di desa sekitar.

Ia mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan modal dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI sejak 2016.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Fitriani pertama kali memperoleh modal KUR BRI sebesar Rp25 juta dengan tenor dua tahun. Modal tersebut ia gunakan untuk menambah stok sembako dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

Setelah melunasi pinjaman pertamanya, Fitriani kembali mengakses KUR sebesar Rp35 juta dengan tenor dua tahun.

Ia kemudian memperoleh pembiayaan Rp100 juta dengan tenor tiga tahun untuk meningkatkan volume pembelian dan memperluas usaha grosirnya.

“Usaha saya sekarang semakin berkembang menjadi toko grosir sembako yang melayani pembelian dalam jumlah besar. Pelanggannya tidak hanya masyarakat Desa Gerning, tetapi juga pemilik toko kecil di desa tersebut dan wilayah sekitar,” kata Fitriani, Rabu (14/10/2026).

Baca juga: BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Dinobatkan sebagai Runner Up

Pertumbuhan usaha itu turut membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Selain menopang ekonomi keluarganya, toko grosir Fitriani membantu memenuhi kebutuhan stok bagi pedagang kecil yang berbelanja untuk dijual kembali.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan akses pembiayaan bagi usaha mikro berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“BRI terus berupaya menghadirkan akses pembiayaan yang dapat mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan kapasitas dan skala usahanya,” ujar Dhanny.

Menurut dia, perkembangan UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga pelaku usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian di lingkungan sekitar.