GLOBALSULTENG.COM, PALU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Rustia Tompo menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepedulian ini dilakukan dengan dengan memberikan bantuan pribadi kepada puluhan warga di Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli.
Rustia Tompo mengatakan bahwa menyampaikan bahwa sebagian besar warga Panau menggantungkan hidup dari sektor UMKM, khususnya usaha kuliner.
Melihat kondisi tersebut, Rustia Tompo mengambil inisiatif untuk bertindak cepat tanpa harus menunggu proses bantuan dari pemerintah.
Dia memberikan termos kepada 50 penjual nasi kuning sebagai bentuk dukungan nyata untuk menunjang aktivitas usaha mereka.
“Sebagai wakil mereka, saya berinisiatif memberikan bantuan secara pribadi tanpa harus menunggu. Saya serahkan termos kepada 50 penjual nasi kuning agar usaha mereka bisa lebih berkembang,” ucap Rustia saat reses di Jl Lppi, Kelurahan Panau, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Ribuan Tenaga Honorer Sulteng Menunggu Ketidakpastian, Outsourcing Hanya Kata Bukan Fakta
Menurutnya, bantuan sederhana namun tepat sasaran dapat memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM, terutama dalam menjaga kualitas produk dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Selain menyalurkan bantuan UMKM, Rustia Tompo juga menyampaikan kabar baik terkait infrastruktur di Kecamatan Tawaeli.
Rustia mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp600 juta telah dialokasikan untuk perbaikan jalan, yang diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas warga.
Tak hanya itu, Rustia juga menyoroti minimnya penerangan jalan di Kelurahan Panau. Ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menindaklanjuti kebutuhan lampu jalan di wilayah tersebut.
“Daerah ini masih kurang terang, saya akan segera berkoordinasi dengan OPD, sekaligus membimbing warga agar bisa mengajukan proposal pengadaan lampu jalan,” ujarnya.
Rustia Tompo berkomitmen untuk tidak hanya menampung aspirasi warga, tetapi juga menghadirkan solusi nyata yang bisa langsung dirasakan masyarakat.












