Ekonomi

Bank Indonesia Sulteng Gandeng Ojek Online Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Global Sulteng
×

Bank Indonesia Sulteng Gandeng Ojek Online Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia Sulteng Gandeng Ojek Online Perluas Ekosistem Keuangan Digital
Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggandeng mitra ojek online untuk mempercepat perluasan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan aman. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggandeng mitra ojek online untuk mempercepat perluasan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan aman.

Langkah ini dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi QRIS, Pelindungan Konsumen, dan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah di Gedung Kasiromu Bank Indonesia Sulteng, Palu, Selasa (4/2/2026).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Mitra ojek online dari berbagai platform seperti Grab, Gojek dan Maxim dilibatkan, karena dinilai memiliki peran strategis dalam aktivitas ekonomi harian masyarakat.

Kepala Bank Indonesia Sulteng Muhamad Irfan Sukarna mengatakan bahwa mitra ojek online bukan sekadar pengguna transaksi non-tunai, melainkan juga agen edukasi keuangan digital di lapangan.

“Mitra ojek online berada di garis depan interaksi ekonomi masyarakat. Mereka berperan penting dalam mendorong penggunaan transaksi non-tunai yang aman sekaligus meningkatkan literasi keuangan digital,” ucap Irfan.

Baca juga: Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta, Transaksi Tembus Rp7,057 Triliun pada 2025

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia membekali mitra ojek online dengan pemahaman terkait:

-Pemanfaatan QRIS sebagai alat pembayaran digital yang cepat, aman, dan efisien.

-Pelindungan konsumen dalam transaksi digital.

-Penguatan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Irfan Sukarna berharap para mitra ojek online dapat menjadi motor penggerak perubahan perilaku transaksi masyarakat, baik dalam penggunaan uang tunai maupun non-tunai secara bijak.

“Kami ingin mereka tidak hanya menggunakan QRIS, tetapi juga mengajak masyarakat bertransaksi secara aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ke depan, Bank Indonesia Sulteng akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akseptasi sistem pembayaran digital serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.