GLOBALSULTENG.COM – Bupati dan Wakil Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf-Iriane Iliyas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pemberantasan korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta, Rabu 6 Agustus 2025.
Rakor pemberantasan korupsi bertajuk Penguatan Sinergi Kolaborasi dalam Mewujudkan Daerah yang Akuntabel dan Bebas Korupsi” ini juga dihadiri oleh seluruh para kepala daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Wakil Ketua KPK RI Johanis Tanak mengatakan pentingnya integritas dan kesadaran moral dalam memerangi korupsi.
Baca juga: Pemprov Sulteng Tetapkan HET LPG 3 Kg Terbaru, Masyarakat Mampu Diminta Beralih ke Nonsubsidi
“Korupsi itu perbuatan busuk, semua agama menolak korupsi, sumpah jabatan harus dihayati dan diamalkan, bukan sekadar dibaca,” ucapnya.
Dalam sesi diskusi, Bupati Morowali Iksan Baharudin menyampaikan bahwa akar persoalan korupsi terletak pada karakter pejabat.
“Kalau berbicara mengatasi korupsi di posisi strategis, masalahnya ada pada karakter, kita harus menyelaraskan visi pemerintah daerah dan DPRD agar uang rakyat benar-benar kembali kepada rakyat, dengan prioritas pada kebutuhan, bukan keinginan,” ujarnya.
Disisi lain, Ketua DPRD Morowali Herdianto menambahkan bahwa pemberantasan korupsi memerlukan edukasi dan sosialisasi yang masif, serta penguatan regulasi dengan prinsip pengambilan keputusan kolektif kolegial.
Diketahui, Rakor ini menjadi tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK, khususnya Pasal 6 huruf b dan d, yang mengatur tugas KPK untuk melakukan koordinasi dan supervisi pemberantasan tindak pidana korupsi di instansi pemerintah.
Baca juga: KPK akan Periksa Lagi Bupati Buol Risharyudi Triwibowo di Kasus Dugaan Pemerasan TKA
Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan materi KPK RI, penandatanganan pakta integritas, serta evaluasi rutin capaian aksi pencegahan korupsi.
KPK berharap forum ini dapat memperkuat komitmen seluruh pemerintah daerah di Sulteng untuk membangun tata kelola yang bersih, akuntabel dan bebas korupsi.












