GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Morowali Tahun 2025-2029 di Kecamatan Bahodopi, Jumat (4/7/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abd Rauf para anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, camat, kepala desa, ketua BPD, tokoh masyarakat dari Kecamatan Bahodopi, Bungku Timur dan Bungku Pesisir, serta unsur Forkopimda di Hotel Grand Aurel.
Dalam sambutannya, Bupati Morowali menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa forum Musrenbang merupakan tindak lanjut dari tahapan konsultasi publik yang telah dilaksanakan sebelumnya, sesuai amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dan Inmendagri Nomor 2 Tahun 2025.
Visi RPJMD Kabupaten Morowali Tahun 2025–2029 yakni “Terwujudnya Kabupaten Morowali yang Maju, Mandiri, dan Berkeadilan”, yang dijabarkan dalam lima misi pembangunan daerah.
Untuk mendukung pencapaian visi-misi tersebut, Pemerintah Daerah telah menetapkan sembilan tagline program prioritas unggulan dengan sebutan “Iklas Juara”.
Di antaranya, Iklas Juara Integritas, Ikhlas Juara Pendidikan (Cerdas Berkarakter), Iklas Juara Kesehatan (Jemput Sakit, Pulang Sehat), Iklas Juara Berbudaya, Iklas Juara Terang dan Terkoneksi.
Juga Iklas Juara Produktif dan Mapan, Bansos Iklas Juara, Berkah Iklas Juara serta Iklas Juara Lingkungan Harmoni.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi tiga kecamatan utama di wilayah industri, baik di Kecamatan Bahodopi, Bungku Timur, dan Bungku Pesisir soal degradasi lingkungan, alih fungsi lahan, dan pengelolaan sampah.
Baca juga: Wabup Iriane Iliyas Wakili Bupati Sampaikan Pendapat Terkait Ranperda Inisiatif DPRD Morowali
Oleh karena itu, ia mendorong sinergi antar stakeholder untuk menyusun strategi dan intervensi kebijakan yang mampu menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi industri dan pelestarian lingkungan hidup.
“Saya berharap seluruh tahapan perencanaan dapat berjalan efektif, partisipatif dan menghasilkan arah pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat Morowali,” ujarnya.












