GLOBALSULTENG.COM – PT Jasa Raharja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 di Jakarta, Senin (30/6/2025).
Para pemegang saham secara resmi mengesahkan laporan keuangan konsolidasian yang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024.
Jasa Raharja juga catat laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 1,33 triliun, meningkat 2,80% dibandingkan tahun sebelumnya.
Laporan keuangan Jasa Raharja mendapat opini Wajar Dalam Semua Hal Yang Material dari auditor independen.
Baca juga: Anwar Hafid Soal ASN Terlibat Narkoba: Langsung Pecat, Tidak Ada Rehabilitasi
Sementara itu, PEFINDO kembali menetapkan tingkat kesehatan perusahaan pada peringkat tertinggi, yaitu idAAA/Stable, menegaskan kondisi keuangan yang sangat sehat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo mengatakan bahwa kinerja keuangan yang solid tidak semata-mata menjadi ukuran keberhasilan perusahaan.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan Jasa Raharja tidak hanya diukur dari laba, tetapi dari seberapa besar kehadiran kami memberi dampak bagi masyarakat, komitmen kami adalah melayani dengan empati, melindungi dengan tanggung jawab dan bertumbuh bersama rakyat,” ucapnya.
Salah satu fokus pembahasan RUPS adalah evaluasi terhadap program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang tahun 2024 telah terealisasi sebesar Rp 5 miliar atau 100% dari rencana kerja.
Dana tersebut disalurkan melalui kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Selain itu, Jasa Raharja juga melaporkan realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp 41,76 miliar.
Dana ini digunakan untuk melaksanakan 18 program pemberdayaan di berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, keselamatan lalu lintas, hingga penguatan komunitas.
RUPS turut menetapkan pembagian dividen sebesar Rp 1,1 triliun dari laba bersih, sementara sisanya sebesar 16% dialokasikan sebagai cadangan perusahaan.
Seluruh capaian ini dinilai sebagai bagian dari kontribusi strategis Jasa Raharja dalam mendukung transformasi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.












