Seputar Sulteng

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran, Pemprov Sulteng Gelar Halal Bihalal dan Apel Gabungan

Global Sulteng
×

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran, Pemprov Sulteng Gelar Halal Bihalal dan Apel Gabungan

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran, Pemprov Sulteng Gelar Halal Bihalal dan Apel Gabungan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) gelar apel gabungan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal usai libur lebaran 2025. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) gelar apel gabungan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal usai libur lebaran 2025.

Baca juga: Dua Pemuda Banggai Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur di Perkebunan Sawit

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Apel gabungan dan Halal Bihalal Pemprov Sulteng digelar di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur, Selasa (8/4/2025).

Baca juga: Penyerahan SK Pengangkatan Sempat Tertunda, BKN Pastikan TMT PPPK dan CPNS Tetap 1 Maret 2025

Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai refleksi guna meningkatkan semangat kerja dan pelayanan publik.

Baca juga: Dirut Jasa Raharja Tinjau Pos Pelayanan Terpadu dan Pospam di Yogyakarta-Jawa Tengah, Pastikan Kesiapan Fasilitas saat Arus Balik Lebaran 2025

“Halal bihalal bukan hanya tradisi, tapi simbol kebersamaan, saling menghargai, dan komitmen kita bersama untuk membangun daerah dengan semangat yang lebih baik,” ucapnya.

Baca juga: Polisi Berhasil Tangkap Dua Remaja Anggota Geng Motor saat Tawuran di Kota Palu, Korbannya Dilarikan ke RS Anutapura

Anwar Hafid juga menekankan pentingnya sinergi, integritas dan loyalitas seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap negara dan daerah.

Baca juga: Dirut Jasa Raharja Sebut Angka Kecelakaan Lalu Lintas Menurun, Korban Meninggal Dunia Bukan Pemudik

Usai apel dan halal bihalal, Pemprov Sulteng gelar pencanangan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Sekretariat Daerah, sebagai langkah menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).