Seputar Sulteng

Pasar Ramadhan Kota Palu Dibuka, Pemerintah Sosialisasikan Pembayaran Non-Tunai

Global Sulteng
×

Pasar Ramadhan Kota Palu Dibuka, Pemerintah Sosialisasikan Pembayaran Non-Tunai

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Pasar Ramadhan Kota Palu Dibuka, Pemerintah Sosialisasikan Pembayaran Non-Tunai
Pemerintah Kota Palu menggelar pasar ramadhan di lapangan KONI Palu. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Pemerintah Kota Palu menggelar pasar ramadhan di lapangan KONI Palu, Sabtu (1/3/2025).

Pasar ramadhan itu dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu Irmayanti Pettalolo.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Baca juga: Bank Indonesia Sulteng Dorong Generasi Muda Jadi Duta Edukasi Sistem Pembayaran Non Tunai

Menurut Irmayanti, pasar ramadhan merupakan suatu tradisi yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Pasar ramadhan juga menjadi wadah untuk mengembangkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Baca juga: 3 Kali Menang Gugatan, Kemenag Sulteng Belum Kembalikan Jabatan Djaid Ahmad sebagai Kepsek MTs Negeri 1 Donggala

Lebih lanjut, pelaksanaan pasar ramadhan ini bekerjasama juga dengan sejumlah stakeholder termasuk BPOM, Bank Indonesia, Dinas Kesehatan dan lain sebagainya.

Baca juga: Mahkamah Konstitusi Batalkan Hasil Pilkada Banggai, KPU Diberi Waktu 45 Hari Laksanakan PSU di Kecamatan Toili dan Simpang Raya

“Sehingga makanan dan minuman yang dijajakan di Pasar Ramadhan ini, Insya Allah kesehatannya akan terjamin,” ucapnya.

Baca juga: Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Buka MPP di Pasar Bambaru Kota Palu

Kata Irmayanti, pihaknya juga mensosialisasikam terkait pembayaran non-tunai alias menggunakan QRIS.

Irmayanti menyebut bahwa pihaknya sangat mendukung pasar ramadhan tersebut. Karena, memiliki peran penting dalam menggeliatkan perekonomian lokal.

Baca juga: Seorang Pria Ditangkap Polisi Usai Aniaya Lansia di Kota Palu, Mulanya Diteriaki Maling

“Saya mengimbau agar seluruh pedagang untuk selalu menjaga kualitas dan kebersihan dagangannya serta tetap menerapkan prinsip kejujuran dalam berjualan,” ujarnya.