Politik

Bupati Sigi Irwan Lapatta Angkat Bicara soal Usulan Longki Djanggola ke Mendagri, Sempat Bandingkan Era Kepemimpinan

Global Sulteng
×

Bupati Sigi Irwan Lapatta Angkat Bicara soal Usulan Longki Djanggola ke Mendagri, Sempat Bandingkan Era Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Bupati Sigi Angkat Bicara soal Usulan Longki Djanggola ke Mendagri, Sempat Bandingkan Era Kepemimpinan
Bupati Sigi Irwan Lapatta menyebut anggota Komisi II DPR RI Longki Djanggola belum memahami secara detail aturan yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait kepala daerah yang mengambil cuti kampanye untuk Pilkada 2024. Foto: GlobalSulteng.

GLOBALSULTENG.COM, SIGI – Bupati Sigi Irwan Lapatta menyebut anggota Komisi II DPR RI Longki Djanggola belum memahami secara detail aturan yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait kepala daerah yang mengambil cuti kampanye untuk Pilkada 2024.

Hal itu disampaikan Irwan Lapatta kepada GlobalSulteng saat ditemui diruang kerjanya, Senin (9/12/2024).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“Apakah pak Longki tidak membaca aturan itu atau hanya membaca setengah-setengah, sehingga beliau tidak memahami isinya? kalau dia paham, tidak akan berbicara seperti itu,” ucapnya.

Irwan menjelaskan bahwa aturan Mendagri membolehkan kepala daerah yang tidak ikut kontestasi Pilkada 2024 untuk mengajukan cuti kampanye. Menurutnya, semua prosedur telah ia jalankan sesuai ketentuan.

Baca juga: Wakil Wali Kota Palu Reny Lamadjido Ikuti Puncak Hakordia 2024 Secara Virtual

“Saya menjaga aturan ini supaya tidak terkena sanksi, saya sudah mengajukan izin ke Pj Gubernur dan surat persetujuannya juga ada, semua prosedur saya ikuti,” ujarnya.

Terkait usulan Longki yang menginginkan pemberhentian sementara bagi kepala daerah yang berkampanye, Irwan mengaku menyayangkan hal tersebut. Ia menilai usulan itu dibuat tanpa memahami aturan yang berlaku.

“Saya sayangkan, seolah-olah kami dianggap tidak paham aturan, justru saya balik bertanya, apakah pak Longki benar-benar memahami surat Mendagri itu atau tidak,” tuturnya.

Irwan bahkan menegaskan kesiapannya menerima sanksi jika terbukti bersalah.

“Jangankan diberhentikan sementara, diberhentikan permanen pun saya siap, tapi cek dulu, apa kesalahan saya? prosedur saya ikuti semua,” jelasnya.

Irwan juga menyarankan agar Longki lebih fokus pada tugas dan tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat dari Sulteng.

Menurutnya, masih banyak persoalan di daerah yang membutuhkan perhatian serius.

“Pak Longki sebagai anggota DPR RI dapil Sulteng harusnya lebih fokus pada tugasnya sebagai wakil rakyat, daerah yang dia tinggalkan selama dua periode masih memiliki banyak masalah, seperti angka kemiskinan, tambang ilegal, percepatan infrastruktur, kesehatan termasuk pendapatan daerah,” katanya.

Ia pun membandingkan situasi Sulteng di era kepemimpinan Gubernur Rusdy Mastura yang menurutnya menunjukkan perbaikan di beberapa sektor, meskipun belum sepenuhnya terselesaikan.

“Pengrusakan lingkungan, meskipun belum selesai, sudah berkurang, angka kemiskinan juga menurun, begitu pula percepatan infrastruktur dan lainnya,” kata Irwan.

Baca juga: Longki Djanggola Soroti soal Keterlibatan ASN dan Kepala Daerah saat Kampanye Pilkada 2024, Usulkan Pemberhentian

Meski melontarkan kritik, Bupati Sigi Irwan Lapatta tetap menunjukkan rasa hormatnya kepada Longki Djanggola sebagai tokoh senior di Sulteng.

“Beliau adalah panutan, termasuk bagi saya sendiri, makanya, saya berharap pak Longki bisa meninggalkan legacy yang baik selama menjabat di DPR RI,” pungkasnya.