Ekonomi

Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR di Sulteng Tembus Rp 1 Triliun Tahun 2024

Global Sulteng
×

Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR di Sulteng Tembus Rp 1 Triliun Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR Tembus Rp 1 Triliun di Sulteng Tahun 2024
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mencatatkan kinerja cemerlang pada tahun 2024, salah satunya melalui realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 1 triliun di Sulawesi Tengah (Sulteng). Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mencatatkan kinerja cemerlang pada tahun 2024, salah satunya melalui realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 1 triliun di Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Tahun ini kami telah menyalurkan Rp 1 triliun untuk KUR di Sulteng, kami ingin menambah, tetapi kuotanya habis karena pembagian KUR diatur berdasarkan alokasi di setiap daerah,” ujar Area Head Bank Mandiri Area Palu, Andri Permana Diputra Abubakar, Minggu (8/12).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Andri menyebutkan, penyaluran KUR tersebut mayoritas diserap oleh sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan perdagangan di Sulteng. Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Mandiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga: Pleno Rekapitulasi Suara Hasil Pilgub Sulteng, 29.842 Surat Pemberitahuan Memilih Tak Terdistribusi di Parimo

Selain KUR, Bank Mandiri Area Palu juga aktif mendukung UMKM beradaptasi dengan era digital melalui aplikasi  Livin’ Merchant. Aplikasi kasir digital gratis ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan penjualan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis UMKM.

“Keunggulan utama Livin’ Merchant adalah kecepatan transaksi. Dana hasil transaksi QRIS langsung masuk ke rekening pedagang pada hari yang sama, dengan jadwal pencairan pukul 08.00, 16.00, dan 19.00 WITA,” ujarnya.

Kata Andri, layanan ini tidak membebankan potongan pada transaksi, sehingga menjadi solusi yang diminati oleh para pedagang.

Hingga kini, Livin’ Merchant telah digunakan oleh 90.205 UMKM di wilayah kerja Bank Mandiri Area Palu, yang meliputi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Bank Mandiri juga gencar mendorong pengembangan ekosistem digital di berbagai sektor ekonomi, termasuk di kawasan pertambangan Kabupaten Morowali. Dengan ratusan ribu tenaga kerja di kawasan tersebut, potensi besar untuk memajukan UMKM melalui digitalisasi semakin terbuka.

“Kami terus menghidupkan UMKM di kawasan tersebut dengan memperluas penggunaan QRIS melalui Livin’ Merchant, sehingga mempermudah transaksi bagi pedagang maupun konsumen,” tuturnya.

Sosialisasi layanan ini juga diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah untuk memastikan inklusivitas layanan keuangan di seluruh wilayah.

Atas kontribusinya dalam memasyarakatkan QRIS, Bank Mandiri Area Palu baru-baru ini menerima penghargaan dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah. Sebelumnya, penghargaan serupa juga diterima Bank Mandiri Pusat di tingkat nasional.

Baca juga: Dugaan Penganiayaan Danramil Biromaru ke Manajer SPBU Tavanjuka Palu Berujung Damai

“Kami akan terus berinovasi dan memperluas jangkauan Livin’ Merchant agar semakin banyak pelaku usaha yang merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Bank Mandiri Area Palu menunjukkan komitmen kuatnya untuk mendukung transformasi digital UMKM sekaligus meningkatkan inklusivitas layanan keuangan di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.