GLOBALSULTENG.COM, PALU – Sejumlah Warga Kelurahan Tondo, khususnya dari wilayah Vatutela menitipkan harapan kepada Hidayat dan Abdi Nur B Lamakarate untuk membangun pasar jika terpilih di Pilkada Kota Palu 2024.
Pasar itu diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi dan mempermudah akses kebutuhan sehari-hari bagi sekitar 25 ribu warga di wilayah Tondo, Layana dan Mamboro.
Marlia, salah satu warga BTN Vatutela Tondo menegaskan pentingnya keberadaan pasar di wilayah mereka.
Baca juga: Puluhan Organisasi Pemuda di Palu Jalin Komitmen Bersama Hidayat-Andi Nur Lamakarate
“Kami sangat berharap ada pasar disini untuk membantu kelancaran ekonomi, semoga pak Hidayat, jika terpilih, dapat merealisasikannya,” ucap Marlia.
Senada dengan itu, tokoh perempuan Tondo Nurleli juga menekankan bahwa kebutuhan pasar menjadi semakin mendesak mengingat padatnya penduduk di wilayah tersebut.
“Pasar Masomba dan Manonda terlalu jauh, kami butuh pasar yang lebih dekat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Selain pasar, Nurleli juga menyoroti perlunya perbaikan drainase dan pengelolaan sampah di sekitar perumahan Vatutela.
Dia berharap komitmen Hidayat untuk menghapus retribusi sampah dapat segera terwujud jika terpilih.
Menanggapi aspirasi tersebut, Hidayat menyatakan bahwa pembangunan pasar di Tondo sebenarnya sudah masuk dalam rencana pengembangan yang ia susun selama menjabat sebagai Wali Kota pada periode sebelumnya.
“Dalam masterplan pengembangan wilayah Tondo, kami sudah merencanakan pembangunan pasar didekat jalan 40 meter, sayangnya, program tersebut tidak dilanjutkan oleh pemerintah saat ini,” tuturnya.
Hidayat juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pemerataan pembangunan, termasuk proyek jalan lingkar selebar 40 meter yang sudah ia buka untuk menghubungkan pusat kota dengan wilayah Tondo.
“Jika diberi kepercayaan memimpin lagi, saya akan melanjutkan program ini demi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Hidayat bersama Andi Nur B. Lamakarate telah berkomitmen untuk menghapus retribusi sampah rumah tangga sebagai bagian dari visi-misi mereka dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik.












