Politik

Buntut Kecewa Putusan Partai, Wakil Ketua DPD Demokrat Sulteng Beralih Dukungan ke Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri di Pilkada 2024

Global Sulteng
×

Buntut Kecewa Putusan Partai, Wakil Ketua DPD Demokrat Sulteng Beralih Dukungan ke Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri di Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Wakil Ketua DPD Demokrat Sulteng Siap Terima Konsekuensi Pasca Beralih Dukungan ke Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri di Pilkada 2024
Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng Kasmat Ibrahim menyatakan kesiapannya untuk menerima konsekuensi atas peralihan dukungan di Pilkada 2024. Foto: GlobalSulteng.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Wakil Ketua DPD Demokrat Sulteng Kasmat Ibrahim secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri di Pilkada 2024.

Keputusan politik ini bertolak belakang dengan arah dukungan Partai Demokrat yang mengusung Anwar Hafid dan Reny Lamadjido.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kata Kasmat, dukungannya kepada Ahmad Ali didasari perbedaan pandangan politik di internal partai.

Meski masih aktif sebagai kader Demokrat, Kasmat mengakui bahwa perbedaan pandangan ini telah mengubah dinamika di internal partai.

Baca juga: 200 Ribu Relawan Beramal Bakal Sebarkan Visi-Misi Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri di Pilkada 2024

“Cara pandang sudah berbeda, setiap pilihan pasti punya konsekuensi, sebagai kader aktif dan Wakil Ketua DPD Demokrat saya siap menerima konsekuensi dari keputusan ini,” ucapnya kepada GlobalSulteng, Rabu (11/9/2024).

Meski tak menjelaskan secara detail perbedaan pandangan itu, Kasmat mengisyaratkan bahwa keputusannya terkait dengan kekecewaannya terhadap Partai Demokrat, terutama setelah gagal maju di Pilkada Buol 2024.

Sebelumnya, ia berencana maju sebagai bakal calon Bupati Buol mendampingi Sopyan Malili, namun Demokrat lebih memilih mengusung pasangan Abdullah Batalipu-Adijoyo Dauda.

“Kalau kecewa, saya rasa itu manusiawi, partai lebih menghargai orang luar dari pada kader yang sudah berjuang, tapi biarlah itu jadi urusan saya pribadi dengan Demokrat,” ujarnya.

Lebih lanjut, keputusannya untuk mendukung Ahmad Ali juga dibarengi dengan tanggungjawab baru.

Dirinya mendapat kepercayaan memimpin tim pemenangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri di Kabupaten Buol.

Baca juga: Pilkada Sulteng 2024, Ahmad Ali Yakin Dapatkan Suara Terbanyak di Morowali

Menurutnya, salah satu alasan utama mendukung pasangan tersebut adalah relasi kuat Ahmad Ali dengan pemerintah pusat yang dinilainya penting untuk pembangunan daerah.

“Semua kandidat mungkin punya relasi di pusat, tapi yang memiliki akses terorganisir hanya Ahmad Ali, pembangunan daerah membutuhkan hubungan baik dengan pemerintah pusat dan Ahmad Ali punya modal itu,” tuturnya.