GLOBALSULTENG.COM – Kasat Lantas Polres Parimo AKP Muriyanto menyebut bahwa kondisi ruas jalan trans sulawesi kilometer 8 kebun kopi dibuka jalan alternatif.
Hal ini disampaikan melalui keterangan resmi yang diterima GlobalSulteng, Jumat (6/9/2024).
Baca juga: Abdul Karim Aljufri Komitmen Maksimalkan BLK, Target 10 Ribu Wirausaha Baru Dapat Akses ke Pemodal
“Kondisi saat ini, kendaraan roda dua dan empat sudah bisa melintas melalui jalur alternatif yang dibuka setelah 3 alat berat diterjunkan ke lokasi,” ucapnya.
Namun, kendaraan besar seperti truk dengan roda enam atau lebih belum diizinkan melintas.
Baca juga: Persipal Launching Jersey Baru dan Kenalkan 2 Pemain Asing, Gubernur Sulteng Yakin Lolos Liga 1
“Kondisi jalan alternatif belum memungkinkan, saat ini kami terus melakukan pembersihan material longsor,” ujarnya.
Murianto juga mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan waspada saat melintasi area longsor, terutama jika kondisi cuaca hujan.
Baca juga: Dinilai Bebani Masyarakat, Hidayat Bakal Hapus Retribusi Sampah dan Pajak Makan Minum di Kota Palu
“Keselamatan adalah prioritas, jadi kami harap pengguna jalan waspada,” tuturnya.
DIketahui, longsor yang terjadi di kilometer 8 kebun kopi menimpa 2 unit mobil pada Kamis 5 September 2024 sekitar pukul 11.20 wita.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. 2 korban hanya mengalami luka ringan dan dirawat di RS Anutaloko Parigi.












