GLOBALSULTENG.COM, PALU – Debat ketiga Pilgub Sulteng 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi momen penting dalam persaingan menuju hari pencoblosan, Senin (18/11/2024).
Mengusung tema Menyerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional, serta Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia debat berlangsung di Gedung Sriti Convention Hall, Kota Palu.
Debat ini diyakini mampu memengaruhi keputusan calon pemilih, terutama mereka yang belum menentukan pilihan.
Baca juga: Pjs Wali Kota Palu Hadiri Simulasi Program Makan Bergizi Gratis di SD Inpres Petobo
Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan pasangan nomor urut 1, Ahmad HM Ali dan Abdul Karim Aljufri (AA-AKA), tetap unggul dengan elektabilitas tertinggi.
Sementara itu, pasangan nomor urut 2, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido, mengalami penurunan elektabilitas sebesar 3 persen.
“Dilapangan, terlihat tren penurunan elektabilitas untuk pasangan Anwar-Reny. Elektabilitas Ahmad Ali sedikit di atas Anwar Hafid,” ujar Burhanuddin Muhtadi, pendiri Indikator Politik Indonesia.
Burhanuddin juga menegaskan bahwa pasangan Ahmad Ali-Abdul Karim, yang dikenal dengan tagline BERAMAL menunjukkan penguatan signifikan menjelang Pilkada.
“Pasangan Ahmad Ali-Abdul Karim mengalami penguatan,” ujarnya.
Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Rusdy Mastura-Sulaeman Agusto Hambuako, tidak disebutkan dalam survei Pilgub Sulteng 2024 tersebut.
Baca juga: Ribuan Warga Padati Kampanye Ahmad Ali di Palu, Penyandang Disabilitas Dapat Perhatian Khusus
Dengan pemungutan suara yang tinggal delapan hari lagi, pasangan AA-AKA semakin percaya diri menghadapi Pilkada Sulawesi Tengah pada 27 November 2024.
Debat publik ketiga ini menjadi panggung strategis untuk menegaskan komitmen mereka dalam menyelaraskan pembangunan daerah dan memperkokoh persatuan bangsa.
Publik kini menantikan hasil akhir Pilgub yang akan menentukan pemimpin Sulteng untuk lima tahun ke depan.












