GLOBALSULTENG.COM – Ijay, pemilik BRILink Agen di Desa Jelapat 2, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengembangkan usaha dari konter pulsa berukuran 2 x 3 meter menjadi beragam bisnis yang mempekerjakan 10 warga setempat.
Sejak bergabung sebagai agen BRILink pada awal 2015, Ijay memanfaatkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang lebih dekat.
Saat itu, warga harus menempuh perjalanan sekitar 10 kilometer menuju BRI Unit Tamban atau 15 kilometer ke BRI Unit Anjir Pasar untuk mengakses layanan perbankan.
“Lokasi kantor bank dan ATM cukup jauh. Sekarang, warga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi tinggi atau mengantre lama di kota,” ujar Ijay, Senin, (12/10/2026).
Usahanya berkembang seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat. Kini, agen BRILink miliknya di Kalsel melayani rata-rata 100 transaksi per hari atau sekitar 3.000 transaksi per bulan.
Ijay juga memperluas bisnis ke sejumlah sektor, mulai dari minimarket, pangkalan gas LPG, toko alat tulis kantor dan plastik, hingga toko sepeda listrik. Ia turut mengelola lahan perkebunan sekitar 10 hektare.
Perkembangan usaha tersebut membuka lapangan kerja bagi 10 warga dari lingkungan RT tempat tinggalnya. Ijay juga membantu pelaku usaha kecil memperoleh akses pembiayaan dengan mereferensikan mereka ke unit BRI terdekat.
Baca juga: BRI Kerahkan 500 Relawan Kelola Sampah di MotoGP Mandalika 2026
“Keuntungan dari BRILink Agen ini kami putar kembali menjadi modal usaha produktif. Kami juga bisa membantu mereferensikan tetangga yang membutuhkan pembiayaan modal untuk usaha,” katanya.
Selain melayani transaksi keuangan, agen milik Ijay dipercaya menjadi salah satu titik penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako bagi sekitar 2.000 keluarga penerima manfaat (KPM). Layanan ini membantu warga mengakses bantuan lebih dekat dari tempat tinggal mereka.
Ijay mengatakan, pendampingan petugas dan Mantri BRI turut mendukung kelancaran operasional, terutama saat menghadapi kendala transaksi.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan jaringan BRILink Agen menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses keuangan hingga wilayah perdesaan sekaligus mendorong kegiatan ekonomi lokal.
“Perluasan akses bukan hanya soal menghadirkan layanan transaksi, tetapi juga bagaimana keberadaan layanan tersebut dapat ikut membuka peluang ekonomi, memperkuat aktivitas usaha masyarakat, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Dhanny.













