GLOBALSULTENG.COM – Minat masyarakat berinvestasi emas melalui layanan digital BRI melonjak. Hingga September 2026, jumlah Rekening Emas BRI mencapai 3.046.699 rekening aktif, tumbuh 1.004 persen dibandingkan 276 ribu rekening pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut terjadi setelah BRI memperkuat layanan emas melalui BRImo, salah satunya dengan menghadirkan fitur Open Bundling Emas. Fitur ini memungkinkan nasabah membuka Rekening Emas langsung dari alur transfer tanpa keluar dari proses transaksi.
Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan kemudahan akses menjadi faktor penting dalam mendorong nasabah menggunakan layanan investasi digital.
“Transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan fitur baru, tetapi bagaimana teknologi dapat menyederhanakan akses nasabah terhadap berbagai kebutuhan finansial,” kata Saladin, Senin, 5 Oktober 2026.
Selain pembukaan rekening, BRImo menyediakan sejumlah layanan emas dalam satu aplikasi. Nasabah dapat membeli emas mulai Rp10 ribu atau 0,1 gram, mencicil emas mulai 0,5 gram dengan uang muka 15 persen dan tenor hingga 36 bulan, serta mentransfer emas mulai 0,01 gram secara real-time tanpa biaya.
Pertumbuhan jumlah rekening juga diikuti lonjakan transaksi. Sepanjang Januari–Agustus 2026, volume penjualan produk emas BRI mencapai Rp5,13 triliun, naik 217,42 persen secara tahunan.
Baca juga: BRI Gandeng KPK Perkuat Budaya Antikorupsi, 41 Pegawai Ikuti PELOPOR 2026
Frekuensi transaksi bahkan menembus 9,01 juta transaksi, tumbuh 658,97 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Fitur Beli Emas mencatat volume Rp757,42 miliar dari 6,09 juta transaksi. Sementara Top Up Emas mencapai Rp2,23 triliun dari 1,67 juta transaksi dan Jual Emas mencapai Rp1,82 triliun melalui 885.292 transaksi.
Pengajuan Cicil Emas juga melonjak 1.530,67 persen, sedangkan transaksi Cetak Emas tumbuh 109,09 persen secara volume.
Saladin mengatakan BRI ingin menjadikan investasi emas lebih dekat dengan aktivitas keuangan sehari-hari nasabah.
“Investasi perlu hadir sedekat mungkin dengan keseharian nasabah dan menjadi bagian dari cara nasabah mengelola keuangan,” ujarnya.
Menurut dia, integrasi layanan emas dalam BRImo memungkinkan masyarakat memulai investasi dengan nominal terjangkau sekaligus mengelolanya dalam satu aplikasi.













