GLOBALSULTENG.COM, PALU – Universitas Tadulako (Untad) menutup rangkaian Dies Natalis ke-45 melalui Gala Dinner atau malam ramah tamah di Auditorium Prof Aminuddin Ponulele pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Gala Dinner menjadi puncak perayaan yang berlangsung sejak akhir Juli. Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari bursa kerja, seminar karier, olahraga, fun walk, bakti sosial, Expo Dies Natalis hingga Student Startup Grant.
Rektor Untad Prof Amar mengatakan usia 45 tahun menjadi momentum bagi kampus untuk memperkuat kolaborasi dan meninggalkan pola kerja sektoral.
“Bukan lagi berbicara tentang saya, unit saya, atau kelompok saya. Tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun Untad sebagai rumah besar yang terus bergerak maju,” ucapnya.
Menurut Amar, semangat tersebut dirangkum dalam tema “KITA UNTAD”. Tema itu, bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bagi seluruh sivitas akademika untuk membangun Untad secara bersama-sama.
Menurut Prof Amar, Untad memiliki posisi strategis dalam pembangunan Sulteng, terutama melalui pendidikan, penelitian, inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.
Baca juga: Eliminasi TB 2030, Rektor Untad Ingatkan Bangun Komunikasi Humanis Dampingi Pasien
Prof Amar juga mengapresiasi dukungan Pemprov Sulteng terhadap pengembangan Untad. Salah satunya melalui Program Berani Cerdas yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa.
Untad tengah menyiapkan pembukaan program pendidikan dokter spesialis bersama Fakultas Kedokteran.
Dia berharap program program pendidikan dokter spesialis tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Sulteng.
Disisi lain, Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido menilai Untad memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia untuk pembangunan daerah.
Dia menambahkan, semangat KITA UNTAD sejalan dengan kebutuhan pembangunan yang mengedepankan kolaborasi.
“Bukan lagi saya atau kamu, tetapi kita bersama-sama membangun daerah melalui kolaborasi dan sinergi,” jelasnya.












