Seputar Sulteng

Wisuda 1.300 Lulusan, Untad Dorong Alumni Berikan Dampak Positif bagi Masyarakat

Global Sulteng
×

Wisuda 1.300 Lulusan, Untad Dorong Alumni Berikan Dampak Positif bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Wisuda 1.300 Lulusan, Untad Dorong Alumni Berikan Dampak Positif bagi Masyarakat
Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan proses wisuda angkatan ke-137 dengan total wisudawan 1.300 orang. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan proses wisuda angkatan ke-137 dengan total wisudawan 1.300 orang.

Adapun proses wisuda digelar di Auditorium Prof Aminuddin Ponulele pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Ketua Senat Untad, Prof Djayani Nurdi mengatakan ribuan lulusan tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan dan 12 fakultas.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 378 orang, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis 163 orang, FISIP 124 orang, Fakultas Teknik 117 orang, dan Fakultas Pertanian 112 orang.

Disisi lain, Rektor Untad, Prof Amar meminta para lulusan tidak menjadikan wisuda sebagai akhir perjalanan pendidikan.

Menurutnya, kelulusan justru menjadi awal bagi alumni untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat.

“Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari ruang pengabdian yang sesungguhnya. Pergilah, belajarlah, berkaryalah, dan bangunlah sesuatu yang lebih baik,” ucapnya.

Prof Amar juga mengingatkan alumni menjaga integritas, etika, serta nama baik Untad setelah kembali ke masyarakat.

Baca juga: Untad Libatkan 650 Mahasiswa Dampingi Pasien TB dan Keluarga Kontak Erat Lewat Program Berani Magaya

“Di mana pun saudara berada, jagalah selalu nama baik Untad,” ujarnya.

Kata Prof Amar, pendidikan tidak berhenti pada pengetahuan yang diperoleh selama kuliah. Ukuran keberhasilan pendidikan juga terlihat dari kemampuan alumni memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Rusmiadi, mendorong lulusan Untad mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Rusmiadi menyampaikan, potensi Sulteng di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menciptakan inovasi dan lapangan kerja.

“Pemprov Sulteng melalui program Gerakan Pembangunan Berani juga membuka ruang pengembangan bagi generasi muda,” ujarnya.

Dia berharap, lulusan Untad tidak hanya mengejar status sebagai pencari kerja (job seeker) atau aparatur sipil negara, tetapi berani menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) dan ikut membangun daerah dari desa.