GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengelola APBD 2026 secara efektif dan tepat sasaran.
Dia mengingatkan agar anggaran tidak sekadar dihabiskan tanpa memberikan dampak bagi masyarakat.
Iksan meminta setiap OPD mengevaluasi program dan kegiatan yang telah berjalan sebelum memasuki tahapan perubahan anggaran.
Evaluasi diperlukan untuk memastikan belanja pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurut Iksan, keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari besarnya serapan anggaran. Ukuran utamanya adalah manfaat yang diterima masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Jangan sampai kita hanya berlomba menghabiskan anggaran, tetapi belanja yang dilakukan tidak tepat sasaran. Kalau datanya tepat, tidak ada masalah. Yang penting anggaran tersebut memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Iksan saat memimpin apel, Senin, 10 Agustus 2026.
Baca juga: Bupati Morowali Iksan Baharudin Pacu Perbaikan Infrastruktur Jelang Porprov 2026
Selain itu, Iksan juga meminta pemerintah daerah memastikan pembangunan dan pelayanan publik menjangkau masyarakat secara merata. Untuk itu, kepala OPD diminta turun langsung ke lapangan untuk melihat kebutuhan warga sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program.
Iksan mendorong OPD terus melahirkan inovasi dalam meningkatkan pelayanan. Namun, setiap inovasi dan kebijakan harus dibahas serta dikomunikasikan dengan baik agar tidak berhenti sebagai program tanpa hasil yang jelas.
“Kita harus memastikan apa yang kita bawa sampai pada tujuan, yaitu pelayanan yang tepat sasaran dan merata kepada masyarakat,” ujarnya.
Iksan secara khusus menyoroti sektor pelayanan dasar, terutama kesehatan dan pendidikan. Ia meminta OPD terkait meningkatkan kualitas layanan karena sektor tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dia berharap seluruh jajaran Pemkab Morowali menjalankan program pembangunan secara bertanggung jawab dan optimal.
“Anggaran daerah harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang nyata,” jelasnya.












