GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Sebanyak 66 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Morowali 2026 mulai menjalani karantina menjelang upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Malam karantina digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Morowali di Hotel Anging Mamiri, Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Senin malam, 10 Agustus 2026.
Selain persiapan tugas pengibaran bendera, para calon Paskibraka mendapat pembekalan wawasan kebangsaan, bela negara, dan sejarah kepaskibrakaan.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Setdakab Morowali, Bambang S. Soerojo, menjadi pemateri wawasan kebangsaan dan bela negara.
Bambang menekankan pentingnya membangun karakter, disiplin, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Menurut dia, nilai tersebut penting bagi generasi muda, terutama calon Paskibraka yang akan menjalankan tugas dalam upacara kemerdekaan.
Kata Bambang, pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda agar memiliki karakter dan semangat kebangsaan yang kuat.
Pembekalan juga mencakup materi “Sejarah Kepaskibrakaan: Paskibraka dari 1946 hingga Purna Paskibraka Indonesia” yang disampaikan Abdul Bahri.
Materi tersebut mengulas perjalanan Paskibraka sejak awal terbentuk hingga perkembangan organisasi Purna Paskibraka Indonesia.
Pembekalan ini diharapkan menumbuhkan kebanggaan sekaligus pemahaman bahwa tugas sebagai Paskibraka merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa.
Kepala Bakesbangpol Morowali, Moh. Rizal Badudin, mengapresiasi para calon Paskibraka yang telah melewati proses seleksi dan pembinaan hingga memasuki masa karantina.
Rizal meminta seluruh peserta mengikuti pembinaan dengan serius, menjaga kekompakan dan kesehatan, serta menjalankan tugas pengibaran bendera dengan penuh tanggung jawab.
Malam karantina menjadi salah satu tahapan akhir persiapan 66 calon Paskibraka Morowali sebelum menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.












