GLOBALSULTENG.COM, PALU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Vivi Irade melaksanakan penjaringan aspirasi caturwulan I masa persidangan 2026.
Kegiatan reses tersebut dilaksanakan di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Rabu (4/1/2026).
Dalam dialog terbuka itu, persoalan air bersih pascabanjir, kebutuhan fasilitas bersama, hingga penyedotan tangki septik menjadi keluhan utama warga.
Salah satunya disampaikan Sutrisno, warga RW 04 Kelurahan Lambara. Ia mengungkapkan, sejak banjir melanda wilayahnya pada 11 Januari 2026, mayoritas warga kesulitan mengakses air bersih.
“Sekitar 90 persen warga di situ mengonsumsi air sungai, sebenarnya ada jaringan air bersih, tapi rusak akibat banjir,” ucap Sutrisno.
Dia menjelaskan, warga sudah bergotong royong selama dua pekan membersihkan intake air. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil lantaran belasan pipa air hanyut terbawa banjir.
“Akibatnya air bersih belum bisa mengalir seperti sebelumnya,” ujarnya.
Selain persoalan air bersih, warga lainnya Nurifa menyampaikan kebutuhan akan peralatan masak bersama yang bisa digunakan saat ada hajatan atau kegiatan lingkungan.
Baca juga: Rustia Tompo Berikan Bantuan Pribadi untuk Nelayan di Tongge Pantoloan Boya
“Biasanya kalau ada pesta, kami kesulitan karena harus pinjam ke rumah-rumah warga,” tuturnya.
Keluhan yang tak kalah serius datang dari warga yang tinggal Hunian Sementara (Huntara) Terminal Mamboro. Mereka meminta adanya penyedotan tangki septik yang sudah penuh dan menimbulkan dampak kesehatan.
Sekitar 87 Kepala Keluarga (KK) yang masih tinggal di Huntara tersebut mengaku sangat terganggu, terutama saat hujan turun.
“Kami sudah tidak tahan lagi, kalau hujan, kotoran keluar dari WC karena tangki septik penuh, sudah bertahun-tahun kami merasakan kondisi ini, baunya sangat menyengat dan berdampak ke kesehatan anak-anak,” tutur warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Vivi Irade menegaskan akan segera melakukan peninjauan lapangan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya untuk persoalan air bersih dan penyedotan tangki septik.
“Saya pastikan akan segera ditinjau agar keluhan warga bisa cepat teratasi,” jelasnya.
Dia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan dibawa ke dalam pembahasan di DPRD. Namun, Vivi mengingatkan bahwa realisasi program dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme dan anggaran.
“Insya Allah semua usulan ini akan direalisasikan secara bertahap,” katanya.












