GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,2 triliun pada tahun 2026.
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Morowali Hamlin mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi untuk menggenjot pendapatan daerah.
Adapun strategi itu, diantaranya adalah peningkatan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi pemungutan pajak daerah serta inovasi pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pelayanan dan pengawasan pendapatan.
Kata Hamlin, target PAD Morowali 2026 naik sebesar Rp642.768 miliar atau 109 persen dari sebelumnya Rp589.684 miliar pada tahun 2025.
“Ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan sebesar 109 persen pada tahun 2026,” ucapnya pada Selasa, 20 Januari 2026.
Menurut Hamlin, sektor-sektor yang masih menjadi unggulan yakni dari pajak mineral bukan logam dan batuan, catering, pajak restoran dan hotel, pajak bahan bakar gas (BBG), pajak bumi bangunan (PBB) serta pajak listrik.
Pesatnya pertumbuhan investasi dan meningkatnya aktivitas industri di Morowali, menjadi peluang strategis yang dapat dimaksimalkan untuk mendongkrak kontribusi PAD.
Hamlin menyatakan bahwa kedepan tidak boleh terjadi defisit anggaran, sehingga seluruh kebutuhan belanja daerah dapat terbayarkan secara optimal.
Hamlin berharap target PAD Morowali 2026 tidak hanya dapat tercapai, tetapi mampu menciptakan keseimbangan antara sektor pendapatan dan sektor belanja daerah.
“Kami optimis bisa mencapai target-target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.












