GLOBALSULTENG.COM – Upaya perluasan inklusi keuangan terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui penguatan jaringan BRILink Agen hingga ke pelosok desa.
Di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kehadiran BRILink Agen terbukti memberi dampak nyata bagi aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Salah satu contoh terdapat di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, melalui Toko Shafayang dikelola Tashadi, agen BRILink sejak tahun 2019.
Keberadaan layanan ini menjawab kebutuhan warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh dan menyeberangi Sungai Musi untuk mengakses kantor BRI terdekat.
“Dulu warga harus keluar biaya dan waktu cukup besar hanya untuk transaksi perbankan. Sekarang cukup datang ke sini, lebih hemat dan praktis,” ucap Tashadi, Senin (5/1/2026).
Sejak beroperasi, BRILink Agen di Desa Telang Karya melayani beragam transaksi keuangan seperti transfer uang, pembayaran listrik, pembelian token, cicilan, hingga pengiriman dana untuk keluarga di luar daerah.
Agen ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB, termasuk hari libur, sehingga memberi fleksibilitas bagi masyarakat.
Baca juga: Kantor PT RCP di Morowali Dibakar Warga Pasca-penangkapan Aktivis Lingkungan Arlan Dahrin
Menurut Tashadi, respons warga sangat positif. Selain tanpa antrean, layanan yang dekat dengan pemukiman membuat aktivitas ekonomi berjalan lebih lancar.
Bahkan, ia kerap menjadi penghubung antara warga dan Mantri BRI untuk kebutuhan pembiayaan usaha.
“Banyak warga yang anaknya sekolah di luar kota dan perlu kirim uang rutin. Sekarang tidak perlu jauh-jauh lagi,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada masyarakat, keberadaan BRILink Agen juga meningkatkan pendapatan agen.
Di luar melayani transaksi perbankan, Tashadi menjalankan usaha bertani, penjualan LPG 3 kilogram, dan produk herbal.
Ia juga aktif dalam paguyuban BRILink Agen sebagai sarana berbagi pengalaman dan peningkatan kualitas layanan.
Sementara itu, Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyampaikan bahwa BRILink Agen merupakan wujud nyata sharing economy di sektor keuangan, di mana masyarakat berperan langsung sebagai mitra bank.
“BRILink Agen tidak hanya memperluas jangkauan layanan keuangan, tetapi juga memperkuat konektivitas dan perputaran ekonomi di tingkat lokal,” tuturnya.
Hingga akhir November 2025, BRI telah memiliki sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang menjangkau 66.587 desa atau lebih dari 80 persen desa di Indonesia.
Melalui skema kemitraan ini, BRILink telah memfasilitasi 1 miliar transaksi keuangan dengan total nilai mencapai Rp1.592 triliun.
Capaian tersebut menegaskan peran strategis BRILink Agen dalam mendorong inklusi keuangan, efisiensi transaksi, dan pertumbuhan ekonomi rakyat, khususnya di wilayah pedesaan dan terpencil.












