Seputar Sulteng

Wakil Gubernur Sulteng Sidak Pasar Tradisional Jelang Nataru 2026, Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Merangkak Naik

Global Sulteng
×

Wakil Gubernur Sulteng Sidak Pasar Tradisional Jelang Nataru 2026, Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Merangkak Naik

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Sulteng Sidak Pasar Tradisional Jelang Nataru 2026, Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Merangkak Naik
Wakil Gubernur Reny Arniwaty Lamadjido bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Tradisional Manonda dan Masomba, Kota Palu. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Wakil Gubernur Reny Arniwaty Lamadjido bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Tradisional Manonda dan Masomba, Kota Palu, Selasa (23/12/2025).

Sidak ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok terpenuhi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“Kami melakukan pemantauan langsung perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok, sebagai langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Nataru 2026,” ucapnya.

Menurut Reny, berdasarkan hasil pemantauan, secara umum harga kebutuhan pokok masih relatif terkendali, meskipun terdapat beberapa komoditas mengalami kenaikan ringan.

“Ada empat komoditas yang mengalami kenaikan tipis, seperti telur ayam, cabai rawit dan bawang merah, dengan kenaikan di kisaran lima ribu rupiah, namun secara umum stok barang masih cukup dan aman,” ujarnya.

Baca juga: Konflik dengan Bank Tanah di Lore Bersaudara, Gubernur Sulteng Minta Petani Tetap Beraktivitas: Percayakan kepada Kami

Reny pun mengimbau agar pemerintah daerah dan masyarakat menyambut Nataru 2026 dengan sederhana dan tidak berlebihan.

“Mari kita melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya, tidak melakukan euforia berlebihan atau kegiatan yang menimbulkan keramaian,” tuturnya.

Berikut hasil sidak Wagub Reny Arniwaty Lamadjido bersama TPID Sulteng terkait harga bahan pokok di Pasar Tradisional Manonda dan Masomba, Kota Palu jelang Nataru 2026:

-Ikan layang Rp40.000/kg.

-Daging ayam ras Rp65.000/kg.

(harga sebelumnya Rp60.000/kg), stok aman.

-Daging sapi Rp135.000/kg, relatif stabil meski pasokan terbatas.

-Daging sapi bertulang Rp80.000/kg, pasokan terbatas.

-Cabai rawit Rp60.000/kg.

-Cabai merah Rp35.000–Rp55.000/kg.

-Bawang merah Rp55.000–Rp60.000/kg.

-Bawang putih Rp50.000/kg, stok terbatas.

-Tomat Rp3.000/kg, turun drastis dengan stok melimpah.

-Beras Rp14.000–Rp14.900/kg, pasokan dari Sulawesi Selatan.

-Telur ayam ras Rp55.000–Rp60.000/kg.

-Minyak Kita Rp15.700/liter.