Seputar Sulteng

1.430 Honorer Morowali Dilantik Jadi PPPK Paruh Waktu, Bupati Iksan Minta Tingkatkan Pelayanan Publik

Global Sulteng
×

1.430 Honorer Morowali Dilantik Jadi PPPK Paruh Waktu, Bupati Iksan Minta Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
1.430 Honorer Morowali Dilantik Jadi PPPK Paruh Waktu, Bupati Iksan Minta Tingkatkan Pelayanan Publik
Sebanyak 1.430 honorer di Kabupaten Morowali resmi dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu formasi 2024. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Sebanyak 1.430 honorer di Kabupaten Morowali resmi dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu formasi 2024.

Pelantikan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (15/12/2025).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Baca juga: Demo Warga Lingkar Tambang Poboya Berakhir Blokade Akses Jalan PT CPM, Desak Penciutan Lahan untuk WPR

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf mengatakan pelantikan ini merupakan upaya Pemkab untuk memberikan kepastian status kepada honorer yang telah lama mengabdi.

Baca juga: Polda Sulteng Bantah Helmi Kwarta Beking Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Kata Iksan, keberadaan PPPK paruh waktu, harus mampu mendukung kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pelayanan masyarakat semakin optimal.

Baca juga: Anwar Hafid Tunggu Dukungan Askab dan Klub untuk Tentukan Maju Ketua Asprov, Sebut Punya “Tiga Berani” Majukan Sepak Bola Sulteng

“Dengan diserahkannya SK ini, para PPPK paruh waktu resmi menjalankan tugasnya di masing-masing instansi,” ucapnya.

Baca juga: Indikasi Lemahnya Penerapan K3 Buntut Satu Pekerja IMIP Tewas Tertimpa Material

Iksan berharap, para PPPK bisa bekerja dengan profesional, disiplin dan bertanggung jawab.

Baca juga: Anomali Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam, Anwar Hafid: Harusnya Daerah Dapatkan Rp 7 Triliun per Tahun

“Sehingga dapat memperkuat kapasitas birokrasi dan mendorong peningkatan kinerja pemerintahan di morowali,” ujarnya.

Sumber: morowalikab.go.id.