Seputar Sulteng

Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Kajati Sulteng: Korupsi Musuh Utama Kemerdekaan

Global Sulteng
×

Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Kajati Sulteng: Korupsi Musuh Utama Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Kajati Sulteng: Korupsi Musuh Utama Kemerdekaan
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Minggu (17/8/2025).

Upacara HUT ke-80 RI ini dilaksanakan di Kantor Kejati Sulteng. Meski diguyur hujan, upacara tetap berlangsung khidmat.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Kejati Sulteng, N Rahmat R mengatakan bahwa kemerdekaan bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan melalui penegakan hukum yang adil dan beradab.

Baca juga: Stoking Anggota Paskibraka Morowali Melorot saat Upacara HUT ke-80 Republik Indonesia

“Keberhasilan Kejaksaan tidak hanya diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi dari integritas, profesionalisme, serta perilaku insan Adhyaksa di masyarakat,” ucapnya membacakan amanat amanat Jaksa Agung.

Kata Rahmat, pentingnya peran Kejaksaan sebagai aktor utama dalam mewujudkan cita-cita bangsa, sejalan dengan tema nasional HUT ke-80 RI Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Menurutnya, transformasi Kejaksaan melalui Renstra 2025–2029 dan RPJPN 2045 diarahkan pada penguatan sistem peradilan dengan penerapan single prosecution system serta peran sebagai Advocaat Generaal untuk menghadirkan kepastian hukum yang berkeadilan.

Baca juga: Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Joget Tabola Bale Rayakan HUT ke-80 Republik Indonesia

Rahmat menambahkan, korupsi merupakan musuh utama kemerdekaan yang harus diperangi dan mendukung implementasi KUHP baru serta RKUHAP demi terciptanya sistem peradilan pidana yang modern dan humanis.

“Kami berkomitmen untuk terus berada di garda terdepan dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas dan humanis demi Indonesia yang maju dan bermartabat,” ujarnya.