Seputar Sulteng

Pengamat Politik Untad Sebut 100 Hari Kerja Anwar Hafid-Reny Lamadjido Mulai Dirasakan Masyarakat Sulteng

Global Sulteng
×

Pengamat Politik Untad Sebut 100 Hari Kerja Anwar Hafid-Reny Lamadjido Mulai Dirasakan Masyarakat Sulteng

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Pengamat Politik Untad Sebut 100 Hari Kerja Anwar Hafid-Reny Lamadjido Mulai Dirasakan Masyarakat Sulteng
Pengamat politik Universitas Tadulako (Untad) Muhammad Khairil menilai bahwa program Anwar Hafid dan Reny Lamadjido dalam 100 hari kerja memimpin Sulawesi Tengah (Sulteng) sesuai dengan target dan menunjukan arah progresif. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Pengamat politik Universitas Tadulako (Untad) Muhammad Khairil menilai bahwa program Anwar Hafid dan Reny Lamadjido dalam 100 hari kerja memimpin Sulawesi Tengah (Sulteng) sesuai dengan target dan menunjukan arah progresif.

Kata Khairil, program-program unggulan seperti berani cerdas dan berani sehat mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Misalnya, program berani cerdas yang telah menjangkau lebih dari 80.000 pendaftar untuk menerima bantuan pendidikan.

“Seratus hari menurut saya berjalan sesuai dengan apa yang ditargetkan, prinsipnya sudah cukup progresif dan bagus,” ucapnya, Jumat (30/5/2025).

Baca juga: TASPEN Salurkan Gaji ke-13 Pensiunan PNS Mulai 2 Juni 2025, Berikut Besarannya Berdasarkan Golongan

Kemudian, Rumah Sakit (RS) Undata dan Madani saat ini telah melayani pasien dengan akses layanan kesehatan gratis hanya menggunakan KTP, sebagai bagian dari program berani sehat.

Menurut Khairil, capaian awal di 100 hari kerja ini mencerminkan keseriusan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido dalam merealisasikan visi-misi yang diusung saat kampanye.

“Mereka (Anwar Hafid-Reny Lamadjido) menunjukkan komitmen kuat terhadap kemajuan masyarakat sulteng, termasuk dalam merealisasikan program-program unggulan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung program-program pro rakyat tersebut.

Adapun di sektor pendidikan, program berani cerdas digelontorkan dana sebesar Rp173,5 miliar. Sedangkan, sektor kesehatan melalui berani sehat mendapatkan Rp 29,7 miliar.

Baca juga: Tingkatkan Pengelolaan Hutan dan Berikan Manfaat Masyarakat Lokal, Pemkab Poso Luncurkan Roadmap Perhutanan Sosial

Selain itu, program strategis lainnya juga mendapat alokasi anggaran signifikan, antara lain:

-Berani Lancar (infrastruktur dan transportasi): Rp52,5 miliar.

-Berani Tangkap Banyak (perikanan): Rp2,8 miliar.

-Berani Menyala (energi desa): Rp15 miliar.

-Berani Panen Raya (pertanian): Rp15,8 miliar.

Seluruh program ini menjadi fondasi kuat bagi arah pembangunan lima tahun ke depan, sekaligus bukti nyata keberpihakan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido kepada masyarakat.