Seputar Sulteng

Kepergok Mencuri LPG 3 Kg, Pria di Morowali Ini Malah Pura-pura Pingsan

Global Sulteng
×

Kepergok Mencuri LPG 3 Kg, Pria di Morowali Ini Malah Pura-pura Pingsan

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Kepergok Mencuri LPG 3 Kg, Pria di Morowali Ini Malah Pura-pura Pingsan
Seorang pria berinisial IR (26) kepergok mencuri tabung LPG 3 Kilogram (Kg) disebuah kedai di Desa Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Seorang pria berinisial IR (26) kepergok mencuri tabung LPG 3 Kilogram (Kg) disebuah kedai di Desa Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal itu dibenarkan juga oleh Kapolsek Bahodopi Ipda Iqbal melalui keterangan tertulisnya yang diterima GlobalSulteng.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kata Iqbal, pencurian itu bermula saat IR bersama rekannya terlibat perkelahian dengan 2 karyawan perusahaan di Morowali, Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 05.30 wita.

Baca juga: 2.013 Pelamar PPPK Tahap II di Sulteng Lulus Seleksi Administrasi, Jadwal dan Lokasi Tes Kompetensi Cek Disini

Kemudian, saksi berinisial IN yang sempat melintasi lokasi kejadian dan menanyakan kepada 2 karyawan perusahaan di Morowali tersebut.

“Saksi diberitahu karyawan itu bahwa IR bersama rekannya yang berhasil kabur kepergok mencuri tabung LPG 3 Kg di kedai,” ucapnya.

Saksi juga melihat pintu kedai itu terbuka dan langsung menanyakan kepada pemilik kedai terkait kebenaran pencurian tabung gas tersebut.

“Pemilik kedai sudah berada disitu, setelah dicek ternyata benar tabung gas telah hilang,” ujarnya.

Tak berselang lama, banyak masyarakat berkumpul disekitar lokasi kejadian. Ternyata, terduga pelaku pencurian tabung LPG 3 Kg (IR) dalam keadaan pura-pura pingsan.

Lebih lanjut, anggota Polsek Bahodopi menerima laporan terkait pencurian tersebut dan langsung menuju TKP sekitar pukul 06.00 wita.

“Personel langsung membawa IR ke puskesmas Bahodopi untuk memastikan bahwa IR benar-benar dalam keadaan pingsan atau tidak,” tuturnya.

Baca juga: 66 Pelamar PPPK Tahap II Tenaga Kesehatan di Sulteng Tak Lulus Seleksi Administrasi, BKD Sebut Mayoritas dari Rumah Sakit Swasta

Dia menambahkan, perawat di Puskesmas Bahodopi menerangkan bahwa pelaku IR hanya pura-pura pingsan.

“Saat diperiksa perawat menyatakan IR hanya pura-pura pingsan,” jelasnya.