Ekonomi

Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

Global Sulteng
×

Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

Sebarkan artikel ini
Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja
Momentum Earth Hour kembali menegaskan pentingnya aksi kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk penghematan energi dan penurunan emisi. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Momentum Earth Hour kembali menegaskan pentingnya aksi kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk penghematan energi dan penurunan emisi.

Sejak diinisiasi pada 2007, Earth Hour telah berkembang menjadi gerakan global di lebih dari 180 negara. Di Indonesia, aksi ini tercatat mampu menghemat sekitar 300 MW listrik dalam satu jam.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Sejalan dengan semangat tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperkuat komitmen keberlanjutan melalui berbagai langkah efisiensi energi di lingkungan kerja.

BRI menerapkan penggunaan teknologi hemat energi seperti lampu LED, pengaturan operasional fasilitas kantor, hingga mendorong kebiasaan mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan konsep green building serta mempercepat digitalisasi layanan guna menekan konsumsi energi.

Direktur Legal & Compliance BRI, Mahdi Yusuf, menegaskan keberlanjutan telah menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari.

Baca juga: Sentuhan BRILiaN Ubah Tugu Selatan, Ekonomi Desa Tumbuh dari Alam dan Inovasi

“Langkah ini tidak hanya menurunkan emisi, tetapi juga membentuk budaya kerja yang lebih sadar lingkungan,” ucapnya, Rabu (1/4/2026).

BRI juga mengimplementasikan Green Network dengan pemanfaatan energi terbarukan melalui panel surya di 152 unit kerja serta penggunaan 926 kendaraan ramah lingkungan.

Upaya tersebut berkontribusi pada penurunan emisi operasional sebesar 9,6 persen dibandingkan baseline tahun 2022.

Di sisi lain, program Zero Waste to Landfill mencatat penghindaran emisi sebesar 746,4 ton CO₂e.

Sementara melalui program BRI Grow and Green, perusahaan telah menanam 65.300 pohon mangrove dengan potensi penyerapan karbon sekitar 43,43 ton CO₂e per tahun.

BRI menegaskan akan terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan.