Ekonomi

Sentuhan BRILiaN Ubah Tugu Selatan, Ekonomi Desa Tumbuh dari Alam dan Inovasi

Global Sulteng
×

Sentuhan BRILiaN Ubah Tugu Selatan, Ekonomi Desa Tumbuh dari Alam dan Inovasi

Sebarkan artikel ini
Sentuhan BRILiaN Ubah Tugu Selatan, Ekonomi Desa Tumbuh dari Alam dan Inovasi
Desa Tugu Selatan di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menunjukkan transformasi ekonomi desa berbasis potensi lokal melalui integrasi sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Desa Tugu Selatan di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menunjukkan transformasi ekonomi desa berbasis potensi lokal melalui integrasi sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata.

Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, mengatakan percepatan pembangunan mulai terasa sejak desa tersebut masuk nominasi program Desa BRILiaN yang diinisiasi Bank Rakyat Indonesia.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“Keterlibatan berbagai pihak membuka peluang pengembangan usaha masyarakat dan memperluas akses pembiayaan,” ucapnya, Selasa (31/3/2026).

Salah satu inovasi utama adalah pengembangan Kampung Koboi, destinasi wisata berbasis kearifan lokal yang berangkat dari identitas Kampung Teksas sebagai kawasan penunggang kuda.

Wisata ini kini menjadi sumber ekonomi baru sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga.

Penguatan ekonomi desa juga dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan berbagai unit usaha, mulai dari layanan internet desa, Café Landing Paralayang, hingga pengelolaan wisata Kampung Koboi.

Baca juga: Candyco Malang Kembangkan Rajut Custom, BRI Dorong Penguatan UMKM Lewat LinkUMKM

BUMDes turut menghadirkan layanan keuangan melalui agen BRILink, sehingga masyarakat dapat mengakses transaksi dan layanan perbankan dengan lebih mudah.

Di sektor peternakan, klaster sapi perah berkembang dengan produksi mencapai sekitar 2.000 liter susu per hari. Sementara sektor pertanian diperkuat melalui kelompok tani dengan dukungan alat dan pendampingan.

Sejumlah pelaku usaha juga memanfaatkan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan usaha mereka.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyebut program Desa BRILiaN dirancang untuk mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“BRI tidak hanya menghadirkan pembiayaan, tetapi juga mendorong penguatan kelembagaan, digitalisasi, dan pengembangan ekosistem usaha desa,” ujarnya.

Keberhasilan Desa Tugu Selatan dinilai sebagai contoh pengembangan ekonomi desa yang terintegrasi, dengan memanfaatkan kekuatan lokal untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.