Ekonomi

Nostalgia Rasa yang Menghidupkan Wisata Kuliner Semarang, D’Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Global Sulteng
×

Nostalgia Rasa yang Menghidupkan Wisata Kuliner Semarang, D’Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Sebarkan artikel ini
Nostalgia Rasa yang Menghidupkan Wisata Kuliner Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie menjadi salah satu destinasi kuliner yang menarik perhatian di Kota Semarang dengan konsep heritage dan “nostalgia rasa” yang khas. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie menjadi salah satu destinasi kuliner yang menarik perhatian di Kota Semarang dengan konsep heritage dan “nostalgia rasa” yang khas.

Berlokasi di kawasan Museum Mandala Bhakti, restoran ini tidak hanya menawarkan cita rasa kuliner tradisional, tetapi juga pengalaman bersantap yang sarat cerita dan nilai estetika.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Di balik usaha tersebut, berdiri sosok Anne Avantie yang merintis bisnis kuliner ini di tengah tekanan pandemi COVID-19 pada 2020. Saat itu, industri fashion yang menjadi bidang utamanya mengalami penurunan drastis.

“Pandemi membuat kami harus mencari cara bertahan, sementara tanggung jawab terhadap karyawan tetap berjalan,” ucapnya, Minggu (29/3/2026).

Berawal dari usaha rumahan “Resep Dapur Avantie”, bisnis ini berkembang menjadi restoran dengan konsep unik yang menggabungkan kuliner tradisional dan sentuhan personal branding.

Mengusung filosofi “Nostalgia Rasa”, D’Kambodja menghadirkan menu rumahan khas Indonesia dengan penyajian lebih elegan. Beberapa menu favorit di antaranya lontong opor, nasi gudeg, hingga nasi rames yang tetap mempertahankan cita rasa autentik.

Baca juga: Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal Dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Selain menu, konsep heritage juga diterapkan pada desain bangunan hingga peralatan makan, menciptakan pengalaman kuliner yang berbeda bagi pengunjung.

Dalam pengembangannya, usaha ini turut mendapat dukungan dari Bank Rakyat Indonesia, baik melalui akses permodalan maupun berbagai program pemberdayaan dan promosi.

Anne Avantie menilai BRI berperan penting dalam membantu memperluas jangkauan usaha sekaligus mendukung UMKM binaan Yayasan Anne Avantie.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan pihaknya terus berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM melalui pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan.

“Kami mendorong pelaku usaha untuk terus berkembang dan naik kelas melalui berbagai program pemberdayaan,” ujarnya.

Keberhasilan D’Kambodja menjadi bukti bahwa inovasi dan ketahanan usaha mampu mengubah tantangan menjadi peluang, sekaligus memperkaya khazanah kuliner di Kota Semarang.