GLOBALSULTENG.COM – Desa Empang Baru, Kabupaten Siak, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kian dinamis melalui pengembangan berbagai sektor usaha berbasis masyarakat.
Desa seluas 1.660 hektare ini tidak bergantung pada satu sektor, melainkan mengembangkan perkebunan, peternakan, perikanan, perdagangan, hingga UMKM rumah tangga.
Kepala Desa Empang Baru, Partono Ahmad Cani, mengatakan kekuatan ekonomi desa terletak pada kolaborasi antar pelaku usaha yang saling mendukung.
Produk UMKM seperti Ting Ting Jahe serta usaha perikanan Kerambah Apung menjadi andalan dalam mendorong perputaran ekonomi lokal.
“UMKM dan Kerambah Apung menjadi kekuatan utama kami. Dukungan program Desa BRILiaN turut mempercepat peningkatan kapasitas usaha masyarakat,” ucapnya, Sabtu (28/3/2026).
Peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Mekar Sari menjadi kunci dalam mengelola aktivitas ekonomi desa. Selain menjalankan unit usaha, BUMKam juga menjadi penghubung masyarakat dengan akses pembiayaan dan layanan keuangan formal.
Berbagai sektor usaha terus berkembang, mulai dari peternakan, perikanan, hingga produksi olahan pangan. Produk Ting Ting Jahe kini semakin dikenal luas dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk kelompok ibu-ibu PKK.
Baca juga: Intip Kisah Desa Banyuanyar, Desa Ramah Lingkungan yang Terus Maju Lewat Pemberdayaan Desa BRILiaN
Sementara itu, sektor perikanan Kerambah Apung memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan warga melalui pengelolaan berkelanjutan.
Dukungan terhadap aktivitas ekonomi desa diperkuat oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui layanan keuangan inklusif.
BRI menghadirkan pembiayaan, penguatan AgenBRILink, serta transaksi digital melalui QRIS dan aplikasi BRImo untuk mempermudah akses layanan keuangan masyarakat.
Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa pengembangan Desa Empang Baru sejalan dengan tujuan program Desa BRILiaN dalam menciptakan desa tangguh dan berkelanjutan.
“Program ini menekankan penguatan kelembagaan desa, digitalisasi layanan keuangan, keberlanjutan ekonomi, serta inovasi masyarakat agar desa mampu tumbuh mandiri,” ujarnya.
Hingga kini, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia. Desa Empang Baru menjadi salah satu contoh desa yang mampu mengoptimalkan potensi lokal melalui sinergi antara masyarakat, kelembagaan desa, dan dukungan sektor keuangan.
Dengan fondasi tersebut, Desa Empang Baru terus berkembang sebagai desa yang adaptif, produktif, dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi.












