GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin agresif mendukung program perumahan nasional.
Tahun ini, BRI menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 60.000 unit rumah, melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan bahwa target tersebut merupakan peningkatan tajam dari realisasi tahun 2025 yang mencapai sekitar 36.000 unit rumah subsidi.
“KPR subsidi tadi sudah kita sampaikan, sudah dikasih target baru. Tahun lalu kita menyalurkan sekitar 36.000, tahun ini naik menjadi sekitar 60.000,” ucap Hery Gunardi di Gedung BRI I, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Hery menjelaskan, capaian tahun 2025 sendiri sudah menunjukkan lonjakan luar biasa.
Baca juga: Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta, Transaksi Tembus Rp7,057 Triliun pada 2025
Penyaluran rumah subsidi BRI naik 100 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya berada di angka 16.000 unit.
Peningkatan ini sekaligus menegaskan komitmen BRI dalam memperluas akses kepemilikan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sejalan dengan program strategis pemerintah.
Apresiasi atas langkah BRI pun datang dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
Dia menilai BRI, salah satu perbankan nasional yang konsisten mendukung program prioritas pemerintah, termasuk target pembangunan 3 juta rumah serta penguatan sektor UMKM.
“Pada 2024 itu ada 16.000 rumah yang dibiayai BRI. Tahun 2025 menjadi 36.000. Ini kenaikan dengan persentase yang paling besar. Pak Dirut, saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya,” ujar Ara sapaan akrabnya.
Dengan target ambisius 60.000 rumah subsidi tahun ini, BRI diharapkan semakin berperan strategis dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.












