GLOBALSULTENG.COM – Dari kecintaan pada dunia fashion dan inspirasi keluarga, Kenes Lalita hadir sebagai usaha busana anak yang menggabungkan nilai tradisi dengan sentuhan modern.
Berdiri sejak 2022, brand asal Jepara ini fokus memenuhi kebutuhan busana anak untuk sekolah hingga acara formal dengan mengedepankan kenyamanan, kualitas, dan cerita di balik setiap desain.
Pemilik Kenes Lalita, Effy Retno Indarwati, mengungkapkan bahwa ide usaha ini berangkat dari sosok putri kecilnya, Kenes, yang menjadi sumber inspirasi utama dalam berkarya.
Berbekal latar belakang sebagai fashion designer, Effy ingin menghadirkan busana anak yang tidak sekadar indah secara visual, tetapi juga nyaman dikenakan dan memiliki nilai emosional.
“Awalnya sangat sederhana. Saya ingin membuat pakaian anak yang cantik, nyaman, fungsional, dan punya cerita, dari kebiasaan menjahit untuk kebutuhan pribadi, saya melihat peluang menghadirkan busana anak yang dibuat dengan hati dan proses yang bertanggung jawab,” ucap Effy, Jumat (30/1/2026).
Salah satu koleksi unggulan Kenes Lalita yang paling diminati pelanggan adalah Gempita Wastra. Koleksi ini menjadi wujud inovasi dengan merayakan keindahan Nusantara melalui motif batik yang dikemas dalam desain modern untuk anak-anak.
Menggunakan material berkualitas, pemilihan warna yang selektif, serta opsi personalisasi, Gempita Wastra menghadirkan busana formal anak yang tetap stylish dan eksklusif.
Perpaduan unsur tradisi dan estetika modern menjadi daya tarik utama koleksi ini, sehingga cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kegiatan sekolah hingga acara formal anak.
Dalam memperluas jangkauan pasar, Kenes Lalita memanfaatkan berbagai kanal digital, seperti marketplace Shopee dan Tokopedia, serta media sosial Instagram, Facebook, dan TikTok.
Baca juga: Kalla Toyota Dinobatkan sebagai Role Model Company di KALLA Award 2025
Dari sisi transaksi, usaha ini juga memanfaatkan layanan perbankan BRI, termasuk QRIS BRI dan mesin EDC BRI, yang mempermudah proses pembayaran dan meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Seiring pertumbuhan usaha dan tantangan bisnis yang semakin kompleks, Effy merasa perlu bergabung dalam ekosistem pembelajaran yang mampu mendukung pengembangan usahanya secara berkelanjutan.
Dari sinilah ia mulai memanfaatkan LinkUMKM, platform pemberdayaan UMKM milik BRI.
“Saya mengenal LinkUMKM dari Rumah BUMN BRI dan media sosial. Yang membuat saya tertarik adalah konsepnya sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi UMKM. Di tengah tantangan yang semakin kompleks, saya merasa perlu berada di ekosistem yang suportif dan relevan,” ujarnya.
Menurut Effy, kehadiran LinkUMKM mendorong dirinya untuk mengelola usaha secara lebih terstruktur dan strategis. Ia menjadi lebih berani menetapkan target, memperkuat storytelling produk, serta membuka peluang kolaborasi dan perluasan pasar.
Dampaknya pun terasa nyata, dengan pesanan yang semakin stabil dan brand awareness Kenes Lalita yang terus meningkat.
“LinkUMKM membantu saya melihat usaha tidak hanya dari sisi kreatif, tetapi juga manajemen dan pengembangan bisnis. Pelatihan dan challenge yang saya ikuti mendorong evaluasi brand dan membuat saya lebih percaya diri memasarkan Kenes Lalita,” tuturnya.
Sebagai informasi, LinkUMKM merupakan platform digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM untuk mendukung kenaikan kelas usaha secara sistematis dan berkelanjutan.
Platform ini dilengkapi fitur Self Assessment Naik Kelas, rekomendasi pelatihan berbasis data, pendampingan usaha, hingga akses pasar melalui UMKM Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, dan kanal Media.
Hingga kini, LinkUMKM didukung lebih dari 690 modul pelatihan daring dan luring serta jaringan Rumah BUMN di berbagai daerah.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa UMKM dapat memanfaatkan LinkUMKM untuk memperkuat pengelolaan usaha dan strategi pemasaran agar pertumbuhan bisnis lebih terarah.
“Kenes Lalita membuktikan bahwa penguatan UMKM tidak hanya bergantung pada kreativitas produk, tetapi juga disiplin manajemen dan konsistensi strategi pemasaran. Melalui LinkUMKM, BRI menyediakan ruang pembelajaran dan pendampingan agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan. BRI berkomitmen memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang tangguh,” pungkasnya.












