Seputar Sulteng

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Tantang 389 Pejabat Baru Berinovasi, Janjikan Promosi Jabatan dalam Tiga Bulan

Global Sulteng
×

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Tantang 389 Pejabat Baru Berinovasi, Janjikan Promosi Jabatan dalam Tiga Bulan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulteng Anwar Hafid Tantang 389 Pejabat Baru Berinovasi, Janjikan Promosi Jabatan dalam Tiga Bulan
Gubernur Anwar Hafid resmi melantik 389 pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng). Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Gubernur Anwar Hafid resmi melantik 389 pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pelantikan tersebut dilaksanakan di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (15/1/2026).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kata Anwar Hafid, pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah.

Anwar Hafid juga menepis stigma lama birokrasi tentang “jabatan basah” dan “jabatan kering”.

Menurutnya, seluruh jabatan memiliki tanggung jawab dan peluang yang sama untuk berkinerja dan berinovasi.

“Tidak ada jabatan basah, tidak ada jabatan kering, apalagi jabatan air mata, semua jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Anwar Hafid menyatakan bahwa terdapat tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian para pejabat dalam mendukung program 100 hari kerja kepala perangkat daerah.

Fokus pertama adalah pembenahan dan pembaruan data yang dinilai banyak kebijakan pembangunan selama ini meleset karena bertumpu pada data lama yang tidak akurat.

“Kita masih menggunakan data tahun 2010 untuk merencanakan tahun 2025, ini tidak boleh terulang, pekerjaan nomor satu kita sekarang adalah melengkapi dan memperbarui data,” ujarnya.

Baca juga: Anwar Hafid Dorong Danau Paisupok Jadi Destinasi Unggulan Sulteng

Fokus kedua adalah percepatan digitalisasi pemerintahan. Seluruh sistem pemerintahan dan pelayanan publik ditargetkan telah berbasis digital dalam waktu tiga bulan ke depan.

“Tidak boleh lagi manual, pelayanan harus digital. Kalau perlu, masyarakat tidak perlu bertemu kita, semua urusan bisa selesai secara digital,” tuturnya.

Anwar Hafid mengingatkan akan mengambil langkah tegas jika target tersebut tidak tercapai dan meminta seluruh jajaran bekerja aktif serta saling mendukung.

Fokus ketiga adalah penerapan merit system berbasis prestasi. Promosi dan penilaian kinerja tidak lagi ditentukan oleh kedekatan personal, melainkan oleh kerja nyata dan inovasi.

“Saya butuh orang yang bekerja, bukan yang pandai bermanuver, tidak perlu pendekatan ke mana-mana, yang saya butuhkan adalah prestasi,” jelasnya.

Bahkan, Anwar Hafid menantang 389 pejabat untuk berinovasi. Dia pun menjanjikan dukungan anggaran dan promosi jabatan bagi pejabat yang mampu menghadirkan terobosan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kalau inovasinya masuk akal dan bermanfaat, saya siapkan anggarannya dan saya promosikan dalam tiga bulan, ini janji saya,” katanya.

Anwar Hafid menambahkan, kunci menjadi pejabat yakni loyalitas kepada pimpinan, tugas,m dan nilai-nilai ketuhanan.

“Kalau bukan kita yang meninggalkan jabatan, jabatan itu yang akan meninggalkan kita, maka jalani amanah ini dengan tulus, jujur, dan ikhlas,” pungkasnya.