Seputar Sulteng

Pemprov Sulteng Kerahkan Alat Berat di Lokasi Banjir dan Tanah Longsor Donggala

Global Sulteng
×

Pemprov Sulteng Kerahkan Alat Berat di Lokasi Banjir dan Tanah Longsor Donggala

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulteng Kerahkan Alat Berat di Lokasi Banjir dan Tanah Longsor Donggala
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) kerahkan sejumlah alat berat untuk menangani banjir dan tanah longsor di sejumlah Desa di Kabupaten Donggala. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, DONGGALA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) kerahkan sejumlah alat berat untuk menangani banjir dan tanah longsor di sejumlah Desa di Kabupaten Donggala, Senin (12/1/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng Asbudianto mengatakan alat berat tersebut dikerahkan untuk membuka akses jalan dan penanganan material banjir serta longsor.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“Alat berat sudah kami kerahkan dan diposisikan di titik-titik yang terdampak banjir dan tanah longsor untuk membantu penanganan awal, terutama membuka akses agar transportasi masyarakat bisa segera normal,” ucapnya.

Kata Asbudianto, salah satu titik terdampak parah berada di Dusun Sesere (Desa Labuan Toposo) dan Desa Wani. Sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir.

Akibat banjir itu juga, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan melumpuhkan akses jalan penghubung antardesa. Penanganan dilakukan secara terpadu melalui koordinasi lintas sektor.

Baca juga: Tim SAR Evakuasi Korban Banjir Donggala, 16 KK Terdampak dan 3 Rumah Hanyut

“Kami telah berkoordinasi dengan BPBD Donggala, Polres Donggala, serta unsur lintas sektor lainnya terkait banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah desa,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Sulteng telah mendirikan posko bencana yang dipusatkan di Desa Wani. Nantinya, posko ini menjadi pusat koordinasi penanganan serta pelayanan bagi masyarakat terdampak.

Pemprov Sulteng mengklaim bahwa Desa Wani menjadi wilayah yang paling terdampak. 4 rumah dilaporkan hanyut akibat banjir.

Sementara, longsor di Dusun Sisere mengakibatkan akses jalan dan jaringan infrastruktur dasar, termasuk listrik belum dapat difungsikan.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, 4 Desa di Donggala Terendam Banjir dan 2 Jembatan Putus

Asbudianto menambahkan, Pemprov Sulteng juga telah melakukan asesmen untuk menentukan langkah penanangan selanjutnya.

“Dari hasil asesmen itu, akan ditentukan langkah penanganan selanjutnya agar akses masyarakat bisa kembali berjalan normal,” tuturnya.