GLOBALSULTENG.COM, PALU – Gubernur Anwar Hafid melantik 36 pejabat eselon II dan pejabat fungsional di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng).
Pelantikan 36 pejabat eselon II dan fungsional itu dirangkaikan juga dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu di halaman Gedung Pogombo, Rabu (31/12/2025).
Kata Anwar Hafid, jabatan yang diemban para pejabat bukan hanya sekadar posisi administratif, tetapi amanah besar dari daerah dan negara yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kita baru saja menerima amanah dari daerah dan negara, mudah-mudahan amanah ini kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab, karena ini amanah besar,” ucapnya.
Anwar Hafid menyebut bahwa, loyalitas kepada negara dan pimpinan merupakan modal utama membangun birokrasi yang solid, kompak dan berdaya guna.
Menurutnya, tanpa loyalitas, roda pemerintahan tidak akan berjalan efektif.
“Tanpa loyalitas, kita tidak mungkin bekerja bersama, tidak mungkin bersatu, dan tidak mungkin mencapai cita-cita bersama, jabatan ini adalah amanah dari Tuhan dan kepercayaan pimpinan yang harus dijaga,” ujarnya.
Anwar Hafid juga mengingatkan seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, agar menjauhkan diri dari politik praktis dan fokus bekerja melayani masyarakat.
Baca juga: Lantik 3.230 PPPK Paruh Waktu, Gubernur Anwar Hafid Minta Tak Malas Bekerja
“Bekerjalah secara profesional, setialah kepada negara dan pemimpin, ASN yang terlibat politik praktis hanya akan merusak tatanan birokrasi,” tuturnya.
Anwar Hafid pun meminta pejabat yang baru dilantik langsung bekerja sejak hari pertama, tanpa menunggu serah terima jabatan atau seremoni lepas sambut yang dinilai tidak produktif.
“Hari ini buku sudah ditutup, yang lama selesai tugasnya, yang baru langsung bekerja, tidak perlu lagi seremoni-seremoni,” jelasnya.
Anwar Hafid menambahkan, dirinya tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran berat, terutama tindak pidana korupsi.
“Kalau ada kasus korupsi, pasti diberhentikan di tengah jalan, integritas dan etika itu tidak bisa ditawar,” katanya.
Berikut daftar nama 36 pejabat yang dilantik, di antaranya:
1.Fahrudin D. Yambas – Inspektur Inspektorat
2.M. Sadli Lesnusa – Sekretaris DPRD Sulteng
3.Rohani Mastura – Kadis Pangan
4.Farid Rifai – Asisten I
5.Ihsan Basir – Kadis PMD
6.Siti Rahmi Singi – Kadis Perpustakaan dan Kearsipan
7.Abd. Haris Karim – Kepala BPSDM
8.Zubair – Staf Ahli Gubernur
9.Yopi Pattiro – Kadis Kelautan dan Perikanan
10.Sisiliandi Ponulele – Kadis Perhubungan
11.Nelson Metubun – Asisten III
12.Sumarno – Kadis Koperasi dan UKM
13.Muhammad Neng – Kadis Perkebunan dan Peternakan
14.Widyawati Abdullah – Kadis PPPA
15.Cristina Sandra Tubondo – Kepala BRIDA
16.Rifki Ananta – Kadis Sosial
17.Arfan – Kadis ESDM
18.Akris Fattah Yunus – Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman
19.Yuniarto – Kepala Biro Pembangunan
20.Mukhsin Pakaya – Kadis Pemuda dan Olahraga
21.Suandi – Kadis Kominfo
22.Raff Malik – Kepala Biro Ekonomi
23.Dahri Saleh – Kepala Badan Kesbangpol
24.Neng Eli – Kepala Biro Organisasi
25.Awaludin – Kepala BPKAD
26.dr. Heri – Kepala BKKBN
27.Andi Irman – Kepala Bapenda
28.Siti Asma – Kepala BKD
29.Dodot Tinarso – Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura
30.Arfan – Kepala Bappeda Sulteng
31.Firmansyah – Kadis Pendidikan
32.dr. Syariar – Kadis Kesehatan
33.Muklis Yodjodolo – Staf Ahli Gubernur
34.Arief Latjuba – Staf Ahli Gubernur
35.Irvan Arianto – Kepala Satpol PP
36.Ricard Djanggola – Kadis Perindustrian dan Perdagangan.












