GLOBALSULTENG.COM, SIGI – Gubernur Sulteng Anwar Hafid berkomitmen untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Sigi sebagai basis pertanian strategis daerah, sekaligus wilayah penyangga utama ibu kota provinsi.
Hal itu disampaikan Anwar Hafid saat membuka secara resmi Rapat Kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi di Gedung Kesenian Taiganja, Rabu (24/12/2025).
Kata Anwar Hafid, pentingnya sinergi konkret antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Setiap daerah punya karakter dan tantangan berbeda, rapat kerja ini penting untuk menyerap persoalan langsung di lapangan agar program pembangunan tepat sasaran,” ucapnya.
Menurutnya, Kabupaten Sigi memiliki posisi strategis dan potensi besar di sektor pertanian yang harus dikelola secara optimal.
Penguatan Sigi sebagai lumbung pangan akan berdampak langsung pada ketahanan pangan Sulteng.
Baca juga: Basarnas Palu Laksanakan 87 Operasi SAR Sepanjang Tahun 2025, Didominasi Kecelakaan Kapal
Selain itu, Pemprov Sulteng juga menggelontorkan anggaran besar pada sektor infrastruktur.
Melalui program Berani Lancar, pemerintah provinsi mengalokasikan Rp214 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Sigi, meliputi ruas Jalan Guru Tua, Jalan Desa Toru dan Jalan Gimbu.
“Pembangunan jalan ini bukan sekadar konektivitas, tetapi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian dan distribusi hasil produksi,” ujarnya.
Anwar Hafid menambahkan, rencana pembangunan infrastruktur kedepan yaitu menghubungkan Sigi dan Parigi Moutong (Parimo) melalui program TNI Manunggal Desa (TMD) pada 2026.
Program tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi Pemprov Sulteng, Kodam XIII/Merdeka, Pemkab Sigi dan Pemkab Parimo.
“Dengan perencanaan yang matang dan sinergi yang kuat, Sigi akan tumbuh sebagai daerah penyangga yang maju, produktif dan berdaya saing,” tuturnya.












