Seputar Sulteng

Wakil Gubernur Sulteng Dorong Pemerintah Kabupaten Kota Mendirikan Sekolah Rakyat

Global Sulteng
×

Wakil Gubernur Sulteng Dorong Pemerintah Kabupaten Kota Mendirikan Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Wakil Gubernur Sulteng Dorong Pemerintah Kabupaten Kota Mendirikan Sekolah Rakyat
Wakil Gubernur Reny Lamadjido mendorong agar seluruh Kabupaten dan Kota di Sulteng bisa mendirikan Sekolah Rakyat, program yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai strategi memutus mata rantai kemiskinan. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Wakil Gubernur Reny Lamadjido mendorong agar seluruh Kabupaten dan Kota di Sulteng bisa mendirikan Sekolah Rakyat, program yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai strategi memutus mata rantai kemiskinan.

Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelarasan Program Sekolah Rakyat dan pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kota Palu, Kamis (20/11/2025).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Menurut Reny Lamadjido, di Sulteng telah hadir 3 Sekolah Rakyat yakni Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Sigi dan Sekolah Rakyat Terintegrasi Tojo Una-una.

Adapun untuk pembelajaran maupun asrama Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso yang dikelola Pemprov Sulteng masih dipusatkan di Gedung BPSDM, Jl S Parman Palu.

Baca juga: Honorer Sulteng Segera Terima SK PPPK Paruh Waktu, BKD Singgung soal Gaji

“Mari kita berbondong-bondong mengambil program sekolah rakyat,” ucapnya.

Kata Reny Lamadjido, sangat disayangkan jika program sekolah rakyat terlewatkan. Pasalnya, program ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial, sehingga penting untuk mendirikan sekolah rakyat.

Bahkan, Reny Lamadjido pun bersyukur, karena tak ada satupun siswa-siswi Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso yang mengeluh saat mengikuti pendidikan

“Alhamdulillah, tidak ada anak-anak kita yang minta pulang, karena siswa-siswi merasa betah dan sudah menganggap sekolah rakyat seperti rumah kedua mereka untuk belajar dan bersosialisasi,” ujarnya.

Ihwal penerapan DTSEN, Reny Lamadjido berharap untuk dijadikan instrumen penting yang akurat dalam mengidentifikasi rumah tangga miskin, potensi lokal dan tantangan di setiap wilayah.

“Sekolah rakyat ini adalah niat yang tulus dari pak presiden jadi harus kita dukung,” tuturnya.