GLOBALSULTENG.COM, PALU – Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyebut bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menata kembali sumber daya alam dan mencegah terjadinya aktivitas yang tak sesuai peraturan.
Hal itu disampaikan saat menerima massa aksi dari Forum Mahasiswa Peduli Sulawesi Tengah (FMPST) di Masjid Al-Mujahidin Kantor Gubernur Sulteng, Senin (3/11/2025).
Baca juga: Gandeng Generasi Muda, PT IMIP Tanam 10 Ribu Mangrove di Teluk Palu
Selain sumber daya alam, Anwar Hafid juga menyinggung soal upaya Pemprov Sulteng dalam memperjuangkan formula Dana Bagi Hasil (DBH) yang adil antara daerah penghasil dan pusat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan DPR RI untuk membahas formula pendapatan daerah, agar sulteng bisa memperoleh porsi yang lebih proporsional dari hasil sumber daya yang ada,” ucapnya.
Lebih lanjut, Pemprov Sulteng juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penyelesaian Konflik Agraria yang bertugas menelusuri dan memfasilitasi berbagai persoalan lahan di daerah secara musyawarah.
Pemprov Sulteng berkomitmen untuk selalu mengedepankan keadilan dan keterbukaan dalam penyelesaian konflik.
Baca juga: 22 Honorer di Sulteng Batal Terima SK PPPK Tahap II, BKD Sebut Perlu Dilakukan Investigasi
Dia menambahkan, arah pembangunan sulteng ke depan harus berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan masyarakat dan keadilan ekonomi.
“Pemerintah daerah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, prinsipnya, pembangunan harus membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.












