Seputar Sulteng

DPRD Palu Dorong Pembangunan Kembali Mall Tatura untuk Gerakkan Ekonomi Kota

Global Sulteng
×

DPRD Palu Dorong Pembangunan Kembali Mall Tatura untuk Gerakkan Ekonomi Kota

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
DPRD Palu Dorong Pembangunan Kembali Mall Tatura untuk Gerakkan Ekonomi Kota
Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu mendorong percepatan pembangunan kembali Mall Tatura Palu, yang hingga kini belum kunjung rampung setelah rusak berat akibat gempa pada 28 September 2018. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu mendorong percepatan pembangunan kembali Mall Tatura Palu, yang hingga kini belum kunjung rampung setelah rusak berat akibat gempa pada 28 September 2018.

Ketua Komisi B DPRD Palu, Rusman Ramli, menyatakan bahwa keberlanjutan pembangunan Mall Tatura sangat penting bagi kebangkitan ekonomi lokal.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Ia menilai, keberadaan mall tersebut akan menjadi motor penggerak sektor perdagangan, jasa, dan ketenagakerjaan di Kota Palu.

“Pembangunan kembali Mall Tatura Palu tentunya akan menggerakkan ekonomi di Kota Palu. Kami di DPRD mendorong agar hal ini segera direalisasikan. Namun kewenangan sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Kota Palu selaku pemegang saham,” ucap Rusman Ramli di ruang kerjanya, Senin (13/10/2025).

Baca juga: Jasa Raharja Terima Penghargaan Khusus dari INACA di Momen HUT ke-55 INACA, Bukti Komitmen Dukung Keselamatan Penerbangan Nasional

Menurut politisi Fraksi PKS tersebut, apabila Mall Tatura kembali beroperasi, maka akan membuka banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

“Jika Mall Tatura dibangun kembali, otomatis akan membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Rusman juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan manajemen PT CNE, selaku pengelola Mall Tatura Palu, saat ini sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk menanamkan modal di mall tersebut.

Hal ini menunjukkan masih tingginya minat dunia usaha terhadap potensi ekonomi Kota Palu.

Meski demikian, Rusman menyoroti perlunya evaluasi terhadap penggunaan klaim asuransi sebesar Rp87 miliaryang telah dicairkan pascagempa.

Ia menegaskan bahwa penggunaan dana tersebut harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini perlu dievaluasi dan diperiksa. Proses evaluasinya berada di Komisi C, terutama untuk melihat apakah nilai penggunaan dana tersebut sudah setara atau belum dengan pekerjaan di lapangan, khususnya pembangunan bagian basement,” tuturnya.

Sebelumnya, Komisi B DPRD Palu telah beberapa kali menggelar rapat dengar pendapat (RDP)bersama pihak PT CNE dan Pemerintah Kota Palu untuk membahas kelanjutan pembangunan Mall Tatura.

Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai kelanjutan proyek tersebut.

Baca juga: Ekspor Perdana Kakao Fermentasi Poso ke Prancis, OJK Sulteng Sebut Penggerak Ekonomi Lokal Menuju Level Global

Diketahui, Mall Tatura Palu yang menjadi ikon pusat perbelanjaan terbesar di Sulawesi Tengah mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi pada 2018.

Upaya pembangunan kembali sempat dimulai, namun kemudian terhenti di tengah jalan karena berbagai kendala teknis dan administratif.

DPRD Kota Palu berharap pemerintah kota bersama manajemen PT CNE dapat segera mengambil langkah konkret agar Mall Tatura bisa kembali berdiri dan menjadi simbol kebangkitan ekonomi pascabencana di Kota Palu.