GLOBALSULTENG.COM, PALU – Anggota DPRD Palu Muslimun menyarankan agar Pemkot Palu membangun museum likuifaksi di lahan eks likuifaksi Kelurahan Petobo atau Balaora.
Muslimun menjelaskan, bencana likuifaksi jarang terjadi di Indonesia, sehingga museum tersebut akan mendatangkan para peneliti.
“Kalau mau dijadikan museum secara nasional kenapa tidak, agar orang kalau mau belajar, datang ke Palu,” ucapnya, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, banyak hasil foto serta peninggalan-peninggalan dari likuifaksi yang bisa dipajang di museum tersebut.
“Pajangnya buat apa, buat kita mengenang kembali, bahwa Palu sempat dilanda likuifaksi, kalau ada dorongan masyarakat, ini memicu pemerintah untuk segera mengambil inisiatif dan kebijakan apa kira-kira yang tepat untuk dibuat disana, kita masuk zona merah ring satu, harusnya ada museum,” ujarnya.
Dia menambahkan, likuifaksi balaroa dan petobo akan menjadi satu ilmu baru untuk akademisi agar menciptakan teori baru.
“Entah desainnya pemerintah mau buat taman, ayo duduk sama-sama dengan pemerintah, sehingga jelas arah lahan yang kosong itu supaya ini bisa bernilai guna,” tuturnya.












