GLOBALSULTENG.COM, PALU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Vivi Irade melakukan Kunjungan Kerja Daerah Pemilihan (Kundapil) di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Jumat (29/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri Lurah Kayumalue Ngapa, perwakilan Dinas PU, Disperkim, serta masyarakat dari 10 Kelurahan di Dapil Palu Utara–Tawaeli.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai keluhan warga mencuat. Imam Masjid Ar-Rasyid, Sarfan, menyampaikan keresahan soal sistem penggajian imam masjid.
Menurut Sarfan, honor yang diterima para Imam Masjid hanya Rp500 ribu dan di bayarkan setahun sekali.
“Honor kami satu tahun satu kali dan hanya Rp500 ribu, sementara kebutuhan rumah tangga termasuk harga beras mencekik, tolong bu, dibicarakan tentang honor kami,” ucapnya.
Selain itu, warga Kayumalue Ngapa, Udin, mengeluhkan kondisi Jl Sarovele sepanjang 600 meter yang masih rusak, serta kebutuhan drainase di RT 3 RW 3 agar air tidak terus menggenangi jalan utama.
Dari Kelurahan Panau, Tony juga meminta perbaikan jalan sekaligus perbaikan lampu jalan yang sudah banyak tidak berfungsi.
Menanggapi hal itu, perwakilan Dinas PU dan Disperkim berjanji segera berkoordinasi dengan pimpinan OPD agar usulan warga dapat segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Lurah Kayumalue Ngapa, Madawarni, mengaku baru mengetahui jika honor imam masjid hanya dibayarkan setahun sekali.
“Saya baru tahu kalau gajinya satu tahun sekali, kalau pemandi jenazah itu buat laporan saya tanda tangani, tapi kalau imam kemarin hanya diminta KTP, tetapi saya akan tindak lanjuti ke Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Palu,” ujarnya.
Disisi lain, Anggota DPRD Palu Vivi Irade mengatakan bahwa semua aspirasi masyarakat telah dicatat untuk dimasukkan dalam pembahasan. Namun, dia mengingatkan realisasi dilakukan secara bertahap.
“Insya Allah semua usulan ini terealisasi bertahap, karena depan kami sudah input usulan untuk 2026 dari hasil reses, saat ini baru terealisasi di Kelurahan Mamboro dan Taipa,” tuturnya.
Baca juga: Polres Bangkep Limpahkan Tiga Tersangka Pemalsuan Dokumen Seleksi PPPK ke JPU
Legislator Gerindra ini menekankan pentingnya konsolidasi mendalam dengan masyarakat serta tokoh-tokoh setempat untuk memahami kebutuhan spesifik di setiap wilayah.
“Saya berkomitmen lebih sering turun ke lapangan, bertemu langsung dengan masyarakat, dan mendengarkan aspirasi,” jelasnya.
Vivi Irade menambahkan, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci percepatan pembangunan di Kota Palu.
“Saya ingin fokus pada percepatan pembangunan agar hasilnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.












