GLOBALSULTENG.COM – Dua simpatisan asal Kabupaten Sigi yang terpapar paham radikalisme mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Pos Komando Taktis (Poskotis) Tokorondo, Kabupaten Poso, pada Minggu 17 Agustus 2025.
Setelah mengucapkan ikrar setia ke NKRI, dua simpatisan yang sempat berafiliasi dengan kelompok teroris ini mencium Sang Saka Merah Putih sebagai simbol kesetiaan kembali ke pangkuan ibu pertiwi.
“Dulu saya mempunyai pemikiran bertentangan dengan NKRI, Insya Allah ke depan kita akan bersatu membangun negara ini dan kembali ke masyarakat yang damai,” ucap Ahmad Afandi alias Aco.
Afandi juga mengajak agar rekan-rekannya yang masih terpapar ideologi radikal segera kembali ke jalan yang benar.
“Mari kita bersama-sama bersatu membangun negara ini agar menjadi negara yang adil dan makmur,” ujarnya.
Simpatisan lainnya, Sunardin menyebut momentum 17 Agustus ini menjadi sejarah penting. Dia bertekad untuk meninggalkan paham radikalisme dan hidup dalam semangat kebangsaan.
“Saya berharap kepada teman-teman yang belum kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, mari bersama-sama kembali ke NKRI,” tuturnya.
Sementara, Kaops Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar menyatakan bahwa kembalinya dua simpatisan ke pangkuan NKRI ini merupakan bukti keberhasilan program deradikalisasi.
“Ini adalah bukti nyata bahwa program Deradikalisasi melalui pendekatan persuasif dan humanis terus membuahkan hasil. kami berharap langkah ini menjadi contoh bagi mereka yang masih terpapar agar segera kembali ke pangkuan NKRI,” jelasnya.












