Seputar Sulteng

Bandara Mutiara Sis Aljufri Resmi Berstatus Internasional, Pemprov Sulteng Akan Tambah Runway 3000 Meter

Global Sulteng
×

Bandara Mutiara Sis Aljufri Resmi Berstatus Internasional, Pemprov Sulteng Akan Tambah Runway 3000 Meter

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Bandara Mutiara Sis Aljufri Resmi Berstatus Internasional, Pemprov Sulteng Akan Tambah Runway 3000 Meter
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menetapkan Bandara Mutiara Sis Aljufri di Kota Palu sebagai bandara Internasional melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tertanggal 8 Agustus 2025. Foto: Kementerian Perhubungan.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menetapkan Bandara Mutiara Sis Aljufri di Kota Palu sebagai bandara Internasional melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tertanggal 8 Agustus 2025.

Status baru ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, dengan membuka rute penerbangan langsung dari dalam negeri maupun ke luar negeri.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhub meminta instansi terkait memastikan kesiapan fasilitas kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan serta menjamin ketersediaan personel di setiap pos pelayanan.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengatakan pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi untuk memetakan kebutuhan operasional dalam enam bulan ke depan sebelum penerbangan Internasional dimulai.

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Terlibat Pengeroyokan hingga Tewaskan Satu Pemuda di Morowali Bakal Jalani 2 Proses Hukum, Propam Polda Sulteng Sebut Tak Ada Toleransi

Persiapan meliputi koordinasi administrasi dengan Bea Cukai, Imigrasi dan Karantina, pengadaan fasilitas pendukung seperti mesin X-ray senilai Rp 2,5 miliar serta pelatihan personel di pos pelayanan Internasional.

“Kita bersyukur, usulan yang kita ajukan ke pemerintah pusat sejak tiga bulan lalu akhirnya disetujui. Ini peluang besar bagi pariwisata, investasi, dan UMKM Sulteng,” kata Anwar Hafid, Senin (11/8/2025).

Pemprov Sulteng juga memprioritaskan perpanjangan landasan pacu (runway) dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter agar pesawat berbadan lebar seperti Airbus A330 bisa terbang langsung ke Tiongkok atau rute jarak jauh lainnya tanpa transit.

Baca juga: Begini Respons PKB Pasca Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido Gabung Partai Demokrat

Skema pendanaan akan melibatkan CSR perusahaan besar untuk memenuhi standar Kemenhub.

Status Internasional ini membedakan Bandara Mutiara Sis Aljufri dari Bandara IMIP di Morowali yang hanya mengantongi izin penerbangan charter Internasional selama setahun.

Anwar Hafid optimistis bahwa Sulteng akan menjadi pintu gerbang Indonesia Timur ke dunia dan mempercepat pertumbuhan ekonomi serta membuka peluang penerbangan haji serta umrah langsung dari Kota Palu.